Cerpen – Makasih Kamu Selalu Ada by Malika Nur Utami

Cerpen - Makasih Kamu Selalu Ada by Malika Nur Utami

Laskar mulai terbuka dan itu semua berkat ketua kelasnya, Wulan. Dia mulai mengaguminya, tapi tak mungkin. Wulan anak yang aktif juga ceria. Nggak mungkin anak yang jarang dianggap bisa jadi teman dekat seorang ketua kelas.

“Laskar, mulai sekarang kalau ada apa-apa cerita aja ke kita ya?” ucap Wulan.

Itu membuat Laskar lega, akhirnya dia punya seorang teman. Teman yang mungkin bisa menjadi teman hidupnya. Sekarang, ia hanya bisa fokus menjaga ibunya tanpa harus terbebani dengan kebisingan di malam hari. Saat ia harus overthinking di masa mudanya.

Sudah seminggu Laskar tidak masuk sekolah. Ia tak mendengarkan kata-kata Wulan. Kalau ada apa-apa bicara aja, dan dia tak melakukan itu. Wulan pun pergi ke rumah Laskar. Di sana ada bendera kuning. Wulan terkejut, dia langsung berlari memasuki rumah Laskar.

Di sana, ada seorang Ibu yang sedang menangis. Wulan tak percaya ini. Ternyata, lima hari yang lalu Laskar mendonorkan ginjalnya untuk Ibunya. Dan sekarang, Laskar telah pergi. Ia tak sempat berpamitan dan menuruti perintah Wulan.

Ibu Laskar memberikan secarik kertas kepada Wulan. Isinya membuatnya menangis dan segera memberitahu kepada teman-temannya.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn