Cerpen – Kemustahilan yang Kuharapkan by Nazla Faira

Cerpen Kemustahilan yang Kuharapkan

Jakarta, 2022

Singkat cerita, aku sudah terbiasa. Pikiran dan isi hatiku sudah berdamai sejak terakhir kali berseteru. Kini, aku sudah menemukan titik dimana aku menyadari bahwa perasaan suka bisa saja mati.

Cerpen – Kemustahilan yang Kuharapkan by Nazla Faira

Namun, seharusnya aku juga mengerti, bahwa di sisi lain ada perasaan yang abadi. Entah karena menunggu adalah hal yang kusuka.

Atau memang menunggu adalah bagian dari usahaku selama menyukainya. Aku jadi bersahabat dengan waktu dan rasa yang tersisa.

Aku mulai beradaptasi dengan tahun-tahun yang berganti secara pasti. Hilangnya kenangan dalam ingatan bukan masalah yang kuanggap serius lagi. Karena aku sudah melepasnya dari hal-hal yang selalu kuinginkan.

Jakarta, paruh pertama 2023

Pada tahun yang berjalan ini, yang selama ini kuinginkan terjadi. Aku mendapat kabar tentangnya lagi. Senang rasanya saat tahu dia baik-baik saja dan dalam keadaan bahagia.

Akan tetapi, aku juga tercengang saat tahu ada seorang perempuan di baliknya. Ya, dia sudah menemukan rumah dalam wujud manusia.

Dia sudah berada dalam dekapan, yang jelas bukan aku yang memberinya rasa nyaman. Lalu bagaimana kelanjutannya?

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn