Cerpen – Dua Kado Untuk Gadis by Dista Arum

Sesaat Gadis bisa merasakan tubuh ibunya membeku sampai akhirnya membalas pelukan tersebut tak kalah eratnya. Pelukan keduanya yang semakin lekat membuat Gadis sejenak mengabaikan apapun yang pernah terjadi di masa lalu.

Rasanya Gadis ingin menghentikan waktu agar kebersamaan ini bisa selamanya. Dan tidak akan dia lewatkan sedikitpun tanpa merekamnya dalam ingatan. Nyatanya, memang tidak ada pelukan yang sama nyamannya dan mampu menggantikan pelukan seorang ibu.

Cerpen – Dua Kado Untuk Gadis by Dista Arum

Setelah beberapa detik berlalu dalam pelukan, Gadis memutuskan untuk membuka kembali luka lama mereka. Banyak tanya yang masih bersarang di benaknya. Bagaimana kesalahpahaman dulu bisa terjadi, dan bagaimana kedua orang tuanya bertemu tanpa rasa cinta tetapi tetap berusaha mengasihi putrinya sebisa yang mereka lakukan. Sehingga kini semua bagaimana dan kenapa akhirnya terjawab tanpa terlewat.

Perlahan Gadis mulai mengerti bahwa, sekecewa apapun dia selama ini, tidak ada yang bisa disalahkan. Tidak semua jalan cerita harus selalu sesuai dengan keinginannya. Memang, ayah dan ibunya tak lagi menjadi sepasang suami istri sekarang. Namun, mereka tetap menjadi sepasang orang tua yang akan senantiasa memberikan kasih sayang kepada Gadis dengan cara mereka masing-masing.

Berdamai dengan masa lalu memang tidak mudah, tetapi yang pasti kebahagiaan akan tercipta ketika kita berhasil menerima setiap luka dan kesedihan di dalamnya.

Penulis: @dista.sari22

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn