Cerpen – Dua Kado Untuk Gadis by Dista Arum

“Bisa dengarkan Ayah sebentar saja?” pinta ayah Gadis menghentikan langkah anak perempuannya itu menuju pintu keluar setelah Gadis menyampaikan penolakannya. Gadis berencana pergi dengan alibi menginap di kos temannya untuk mengerjakan tugas kuliah.

“Temui ibumu, hanya malam ini.” Perkataan ayah Gadis kali ini terdengar mutlak dan tak ingin ada penolakan dari putrinya itu.

“Gadis nggak bisa, Yah.” Gadis berkata sama tegasnya.

Cerpen – Dua Kado Untuk Gadis by Dista Arum

“Dia ibumu, Dis. Temui dia sekali ini saja, setelah itu terserah jika kamu tidak ingin menemuinya lagi.” Jeda sebentar. Terdengar helaan napas dari ayah Gadis. “Kamu mau memenuhi permintaan Ayah, kan?” sambung ayah Gadis pelan.

Sambil mengembuskan napas pelan, Gadis kini memilih duduk sebentar di sofa, bersebelahan dengan ayahnya.

“Gadis nggak bisa, Yah. Ayah nggak akan ngerti perasaan Gadis.” Untuk kesekian kalinya Gadis memberikan kalimat penolakan lagi. Air mukanya sudah tak setenang tadi. Jika berbicara lebih banyak lagi mungkin Gadis dapat meloloskan air matanya.

“Ayah paham kalau Ayah nggak akan tau gimana persisnya perasaan Gadis, tapi, apa boleh Ayah bertanya sama Gadis?” Pria paruh baya itu berucap dengan lembut, tak ingin menyakiti hati putrinya sama sekali.

Gadis hanya mengangguk.

“Gadis sebagai seorang anak pernah melakukan kesalahan, kan?” Lagi-lagi Gadis hanya mengangguk.

Pria paruh baya itu mengambil tangan Gadis, menepuknya pelan seraya berkata, “Ibu juga sama seperti itu, Dis, ibumu juga hanya orang tua biasa yang kadang membuat kesalahan. Menjadi orang tua juga pengalaman pertama baginya, tapi yang pasti kasih sayangnya buat kamu nggak akan pernah hilang, Dis.” Ayah Gadis menatap putrinya dalam.

“Ayah minta maaf, Dis, alasan Ayah berpisah dengan ibumu murni karena kesalahan kami berdua, bukan hanya kesalahan ibumu. Gadis saja bisa memaafkan Ayah. Jadi, kalau ayah minta Gadis berdamai dengan ibu setidaknya untuk hari ini saja juga bisa, kan?” sambung ayah Gadis meyakinkannya.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn