Cerpen – Teguran untuk Sikapmu by Kayla Bilqis

Cerpen - Teguran untuk Sikapmu by Kayla Bilqis

“Agh sial”

“Jangan dipikirkan, tetap fokus”

Kali ini, masih Kaka yang melakukan serve. Tapi Delta bisa menerima serve Kaka dengan baik. Itu membuat Kaka sedikit panik. Tera dari tim Wira langsung menerima bola dari Delta dan mengumpankan ke Wira. Dengan cepat Wira meng-smash bola itu dengan kencang tapi sayangnya aku berhasil memblok bolanya dan jatuh di kawasan tim Garuda.

“Satu poin lagi untuk tim Angkasa. Wah bakal sengit nih. Sesama atlet sekolah bertarung” kali ini Pak Joko yang memberikan komentar. Wira menatapku sinis, aku hanya membalasnya dengan senyuman. Kakak wasit membunyikan peluit tanda dimulainya kembali pertandingan.

Pertandingan sengit terus berlangsung. Waktu pertandingan sudah mencapai kurang lebih 20 menit tetapi kedudukan tim Garuda dan Timku baru 15-18. Kali ini tim Garuda yang mendapat giliran serve, serve dilakukan oleh Desta. Reno menerima bola dengan baik. Dengan sigap Whisnu menerima bola dari Reno dengan teknik passing atas dan mengumpankan padaku

Aku melihat Delta dan Hera hendak mengambil sikap akan mengeblok bolaku. Dan aku juga samar-samar melihat Wira di belakang Delta. Tanpa pikir panjang, aku langsung meng-smash bola dengan kencang menembus pertahanan Delta dan Hera.

Dan mirisnya karena terlalu kencang, bola ku menabrak wajah Wira hingga terjatuh. Darah segar mengalir deras dari hidung Wira. Beberapa anak termasuk Whisnu, Dirga dan Arvan menghampiri Wira. Bola voli itu bergelinding dan membuat jejak darah. Seperti aku yang menjadi pelaku pembunuhan.

Beberapa anak perempuan penggemar Wira langsung berteriak histeris melihat kondisi Wira. Aku menghampiri Wira dan menawarkan untuk istirahat sebentar di kelas terdekat. Karena jarak UKS cukup jauh dari lapangan. Namun Wira menolak dengan alasan dia masih bisa melanjutkan pertandingan.

Tapi Pak Joko menyarankan Wira untuk istirahat mengingat darah masih terus mengalir dari hidung Wira. Wira hanya pasrah, lalu dibantu berdiri oleh Tera dan Pak Joko.  Pertandingan terus berlangsung, peran Wira digantikan sementara oleh Raka, teman OSIS Wira.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn