Cerpen – Jelita dan Belalang by Latatu Nandemar

 

 

Cerpen Jelita dan Belalang

Semuanya berterima kasih kepada Pak Heru, mempersilahkannya minum terlebih dahulu, berbasa-basi, sebelum akhirnya ia pergi dengan motor maticnya.

“Mudah-mudahan apa yang coba diusahakan oleh Pak Heru bisa terwujud ya, Pak. Karna meski kita dibantu dengan BPJS, tapi urusan tetek bengek yang tidak ditanggung itu cukup besar juga.” Suratih, ibu Jelita tampak sangat berharap.

Cerpen – Jelita dan Belalang by Latatu Nandemar

“Iya, Bu. Kita berdoa saja mudah-mudahan lancar urusan ini.” Sang suami menjawab dengan harapan yang kurang lebih sama. Sementara itu, Jelita sudah kembali berada di rerumputan halaman depan bermain-main dengan puluhan belalang.

Pak Heru baru menampakkan diri lagi selang enam hari setelah kunjungan yang terakhir. Dia datang sendiri dengan membawa spanduk kecil bertuliskan “PENYERAHAN BANTUAN PENGOBATAN”.

Tulisannya cukup besar dan jelas. Selain itu, ada satu lagi kertas ukuran A4 dengan tulisan nominal sejumlah uang yang sangat besar “Rp.99.000.000” angka itu sepertinya jumlah uang yang akan diserahkan untuk membantu biaya pengobatan Jelita yang sudah siap untuk disalurkan.

“Untuk uangnya sementara ini masih dalam proses di kantor pusat, Pak. Sekarang ini saya hanya menyelesaikan urusan dokumentasi simbolisnya saja dulu.” Pak Heru menjelaskan dengan panjang lebar kepada kedua orangtua Jelita tanpa diminta. Sementara kedua orangtua Jelita yang polos hanya mengangguk setuju tanpa ragu.

Sejak itu, setelah berhari-hari, berminggu-minggu hingga satu bulan lebih, Pak Heru masih belum juga memunculkan diri ke rumah Jelita. Sementara pengobatan Jelita masih terus berlanjut dan sudah sampai pada tahap kemoterapi.

Dokter terpaksa mengangkat mata Jelita yang terkena kanker. Karena jika tidak, akan menjalar menyerang ke bagian otaknya. Tetapi, setelah mata itu diangkat, kesehatan Jelita justru malah semakin menurun karena efek dari kemoterapi memang memberikan dampak buruk untuk pasien yang menjalaninya.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn