Personal Branding untuk Penulis Introvert. Ini Dia Tipsnya!

Personal Branding untuk Penulis Introvert. Ini Dia Tipsnya!

Personal branding erat kaitannya dengan menunjukkan sesuatu kepada orang lain. Terkesan memamerkan sesuatu yang kita miliki. Di mana hal tersebut bagi sebagian orang bukanlah suatu hal yang mudah, apalagi untuk seorang introvert.

Personal Branding untuk Penulis Introvert. Ini Dia Tipsnya!

Banyak diantaranya terkadang sulit untuk menerima perhatian dari banyak orang. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kami akan memaparkan beberapa tips dalam membentuk personal branding untuk penulis introvert.

Namun, terlebih dahulu kami akan menjelaskan manfaat personal branding bagi seorang penulis. Apa sajakah itu, silakan menyimak uraian di bawah ini!

Manfaat Personal Branding untuk Penulis

Calon pembaca karyamu harus tahu bahwa kamu itu ada lho di dunia ini. Dengan personal branding, dapat membuat kamu terlihat di antara sekian banyak penulis lain.

Sebab karya seperti novel misalnya, di setiap harinya itu banyak yang terbit baik yang berbentuk buku atau ditulis di platform online. Dengan kamu membangun personal branding peluang kamu untuk di-notice orang jadi lebih besar.

Kamu semakin mudah menjangkau audiens dan lebih terkoneksi dengan calon penikmat karyamu. Pada akhirnya personal branding yang baik akan semakin memudahkan kamu untuk menjual karyamu.

Tips dalam Membangun Personal Branding untuk Penulis Introvert

Sebelumnya kami telah membahas cara apa saja yang bisa digunakan untuk membangun personal branding. Di mana artikel tersebut bisa kamu baca di sini.

Sekarang kami akan membahas tips yang bisa digunakan oleh penulis introvert dalam membangun personal branding. Berikut ini adalah tipsnya:

1. Memisahkan antara identitas diri dengan brand yang ingin kamu tunjukkan

Memiliki sifat introvert bukan suatu hal yang buruk. Namun, memisahkan antara identitas dirimu dengan image yang ingin kamu tunjukkan tetap perlu untuk dilakukan. Karena pada dasarnya, kita tidak boleh bersembunyi terus menerus dengan dalih introvert.

Saat kamu berada pada situasi atau tempat guna membangun identitas brand-mu “di suatu acara” maka lakukan semaksimal mungkin. Ketika nanti “acara” tersebut telah usai, maka jadilah kembali seperti dirimu sendiri dan isi ulanglah energi dirimu. Biasanya kaum introvert akan melakukannya dengan me time di kamar tidur.

2. Gunakan sosial media yang paling membuatmu nyaman

Bersosialisasi tidak hanya melalui pertemuan langsung yang terkadang bagi orang introvert susah untuk melakukannya. Di era serba digital ini kamu bersosialisasi menggunakan media sosial tanpa perlu bertatap muka. Pilihan media sosialnya pun banyak bentuk.

Mulai dari Tik tok, Instagram, Twitter, LinkedIn, Quora, dan lain sebagainya. Pilihlah salah satu atau beberapa media yang membuat kamu nyaman.
Dan yang pasti jangan ragu untuk menunjukkan karyamu.

Melalui media sosial, kamu juga bisa terkoneksi dengan penggunaan lain tanpa perlu bertatap muka. Bukankah hal tersebut juga bisa membuat seorang introvert merasa nyaman?

3. Bayangkan kamu hanya sedang berkomunikasi dengan satu orang

Ada saatnya bersosialisasi menggunakan media sosial juga membuat kewalahan penulis introvert. Solusinya, bayangkan kamu hanya sedang berbagi kepada satu orang teman. Bukan untuk dibagikan kepada ribuan orang, walaupun pada akhirnya tujuannya adalah itu.

4. Jangan memaksakan diri

Ambil jeda dan jangan memaksakan diri. Terkadang aktivitas penunjang kepenulisan seperti webinar, kelas menulis tidak cukup dilakukan via chatting atau online meeting.

Bahkan di antara acara online pun, terkadang ada yang mewajibkan pesertanya on camera untuk sekedar bertanya. Mungkin ini terlihat mudah bagi penulis ekstrovert tapi untuk introvert, ini sedikit tidak nyaman apalagi jika waktu-waktu sebelumnya telah banyak melakukan aktivitas sosial dengan banyak orang.

Untuk membuat kamu tetap “waras” lebih baik berikan jeda untuk aktivitas yang bisa membuat kamu lelah. Walaupun kamu hendak mengejar target agar personal branding kamu makin baik, bukan berarti kamu mengabaikan kesehatan dirimu sendiri. Okay!

Nah, itu dia manfaat dari membangun personal branding dan tipsnya untuk penulis introvert. Pada intinya dengan personal branding yang baik peluang untuk dikenal banyak orang akan tinggi.

Lebih lanjut, apabila karya yang kamu buat berkualitas, karyamu tersebut akan semakin laris terjual. Namun tetap ingat untuk selalu tahu batasan atau jeda kapan harus istirahat agar kamu tetap waras, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *