
Bertahun-tahun berlalu aku hidup tanpa belaian dan kata-kata semangatmu lagi. Aku sangat merindukannya. Terutama senyummu yang indah. Ah, Sean, aku berharap akan segera menyusulmu ke surga di sana.
Cerpen – Sean Andreas by Assyifa Putri
Meski demikian, aku tak akan menyusulmu dalam waktu cepat ini. Aku berjanji dan akan menepatinya. Asal kau berjanji kita akan bersama di sana.
Aku berjalan menjauh dari kuburan Sean, lalu menghampiri mobilku. Kini, aku sadar, dibalik pertemuan ada sebuah perpisahan.
Begitupun sebaliknya. Dibalik perpisahan ada pertemuan baru. Siklus itu berulang menjadi Ouroboros. Seekor ular yang menggigit ekornya sampai mati.
Sean, karenamu aku belajar. Bahwa kita tak akan selalu hidup. Suatu saat, kita akan menjemput kematian dan kembali ke sisi Tuhan.
Artikel yang sesuai:
Kisah kita telah terbenam bertahun yang lalu. Aku tidak akan mengulangi kesalahanku saat bersamamu.
Karena aku akan mengukir kisah bersama dan menjadi sebuah keluarga, seperti yang kita inginkan dahulu.
Restuilah aku untuk mengukir kembali kisah. Mengenakan gaun putih yang telah kita pilih bersama. Berjanjilah kau takkan cemburu.
Aku mencintaimu, Sean Andreas.
Penulis: @empa216






