Menggali Potensi Diri agar Menjadi Penulis Profesional

Menggali Potensi Diri agar Menjadi Penulis Profesional

Apakah kamu adalah orang yang hobi menulis? Dan ingin meningkatkan level dari sekedar hobi menulis menjadi seorang penulis profesional? Maka artikel kali ini cocok untuk kamu baca.

Menggali Potensi Diri agar Menjadi Penulis Profesional

Kami akan menguraikan lima cara menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional. Silahkan menyimak uraiannya di bawah ini.

Siapakah yang Disebut dengan Penulis Profesional

Sebelum membahas lebih lanjut terkait cara yang bisa kamu lakukan agar menjadi penulis profesional, kamu perlu tahu dulu siapakah yang disebut penulis profesional itu. Penulis profesional adalah penulis yang menjadikan menulis sebagai profesi.

Apakah cukup sampai pada menjadikannya sebagai profesi? Tentu saja tidak. Dilihat dari kualitas tulisan yang dihasilkannya, penulis profesional memiliki kualitas tulisan yang baik.

Kemampuannya dalam menulis juga bisa dikatakan telah handal, bila dibandingkan dengan penulis pemula apalagi yang amatiran. Penulis profesional lebih mahir dalam menerapkan ilmu-ilmu kepenulisan.

Jenis tulisan yang dihasilkan penulis profesional beraneka ragam, bisa sebagai penulis blog, copywriter, jurnalis atau editor. Untuk tempat kerjanya juga bisa beraneka jenis bisa kantor, kantor pusat atau di rumah.

Intinya penulis profesional itu merupakan sosok penulis dengan jam terbang yang sudah tinggi, kemampuan menulis yang sudah mumpuni, dan menjadikan menulis sebagai sebuah profesi.

Kiat-kiat Menjadi Penulis Profesional

Berikut adalah kiat menjadi penulis profesional yang bisa kamu terapkan:

1. Tentukan jenis tulisan dan fokus mempelajari

Cara menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional yang pertama adalah dengan menentukan jenis tulisan yang ingin kamu tekuni. Bila kamu sudah memutuskan jenis tulisan tersebut, misal novel selanjutnya adalah kamu belajar mengenai seluk beluk pernovelan.

Kamu perlu lebih fokus belajar bagaimana sih menghasilkan novel yang berkualitas. Kamu juga bisa mengikuti kelas menulis guna menunjang pengetahuanmu terkait menulis novel. Dengan demikian, kamu akan memiliki peluang agar pengetahuanmu terkait menulis novel lebih luas, bila dibandingkan ketika kamu masih menjadi penulis amatir.

2. Berlatih secara reguler

Cara kedua menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional adalah dengan rutin berlatih. Berlatih menulis bisa dilakukan dengan menyediakan waktu atau jadwal khusus untuk menulis.

Bila kamu ingin menjadi penulis novel, caramu berlatih tidak harus dengan menulis naskah novel hingga selesai. Kamu bisa juga mencoba menulis jenis tulisan yang sama dengan novel (fiksi), misalnya menulis cerpen.

Berlatih secara rutin akan semakin meningkatkan potensimu dalam menulis, keterampilanmu pun akan semakin meningkat. Ketika kamu rutin menulis cerpen kamu akan menjadi terbiasa dengan hal-hal terkait cerita, alur atau plot, membuat tokoh, dan lain sebagainya yang bisa kamu terapkan untuk menulis novel.

Karyamu pun akan semakin banyak jika rajin berlatih, tidak hanya satu karya. Di mana karya-karya tersebut dapat kamu jadikan sebagai portofolio. Portofolio tersebut dapat menunjukkan atau memberikan kesan profesionalitasmu dalam menulis.

3. Berani mempublikasikan karya

Keberanian diri untuk mempublikasikan karya merupakan salah satu cara untuk menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional. Menjadi seorang profesional berarti kamu harus berani atau percaya diri terhadap karyamu.

Semakin kamu berani mempublikasikan karya semakin kamu dikenal oleh banyak orang. Kamu bisa mempublikasikan karya di media sosial, blog pribadimu, platform menulis online, atau mengirimnya di media online seperti Detak Pustaka.

4. Bersedia menerima kritik

Jika ingin menjadi seorang penulis profesional, kamu harus siap menghadapi kritik atas karya yang kamu tulis. Menulis adalah sebuah proses, dan menjadi profesional juga memerlukan proses.

Dalam proses tersebut pasti akan ada kritik dari beberapa orang atau banyak orang. Kamu harus berlapang dada menerima kritik tersebut. Dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi diri untuk bisa menjadi lebih baik di kedepannya. Hingga akhirnya kamu bisa menjadi penulis profesional yang tahan banting dan bisa mengolah kritik serta memiliki kemauan untuk terus belajar menjadi lebih baik.

5. Perbanyak membaca, ikut kelas menulis dan seminar

Cara menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional yang kelima adalah dengan memperbanyak membaca, ikut kelas menulis, dan seminar. Menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Jika kamu ingin menjadi penulis, maka perbanyaklah membaca dan galilah ilmu sebanyak-banyaknya. Selain membaca, ilmu pengetahuan juga bisa diperoleh dari kelas menulis dan seminar.

Kamu bisa mengikuti kelas menulis dan seminar yang gratis maupun berbayar. Salah satu rekomendasi untuk kelas menulis kamu bisa mengikuti kelas menulis fiksi yang diselenggarakan oleh Detak Pustaka. Kamu cukup membayarnya sekali dan bisa mengakses materi selamanya, informasi lebih lanjut silakan klik di sini.

Jika kamu ingin mengikuti kelas menulis gratis juga tidak menjadi masalah, karena yang terpenting adalah bagaimana kamu belajar dan bisa memanfaatkan ilmu yang disampaikan pemateri. Untuk bisa memperoleh informasi seputar kelas menulis kamu bisa dapat dengan bergabung bersama komunitas kepenulisan.

Itu dia lima hal yang bisa kamu gunakan untuk menggali potensi diri agar menjadi penulis profesional. Semoga kamu bisa menerapkannya dan bersedia untuk terus belajar, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *