
Aku terbangun di sebuah ruangan putih. Besarnya tak begitu luas, namun setidaknya lebih luas dari pada kamarku. Tak perlu waktu lama untuk menebak keberadaanku sekarang. Aroma obat-obatan serta suasana luar ruangan yang ramai memperkuat perkiraanku. Aku sedang berada di rumah sakit.
Aku menengok ke kanan-kiri. Tak ada seorang pun. Mencoba bangkit perlahan.
“Hai!” Tak lama, Liam memasuki ruangan. Ia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Menjawab setiap pertanyaan yang aku lontarkan. Hal pertama, aku telah di sini selama seharian. Kedua, Ayah sudah tahu dan sedang dijalan. Ketiga, aku hanya perlu beristirahat. Tak perlu memikirkan masalah biaya, sebab Liam telah membayarnya.
“Ayah kamu sebenarnya sudah menceritakan bahwa kamu tidak suka dengan perilakuku. Tak suka diperlakukan istimewa. Aku sudah lama tahu itu. Jika kamu ingin aku berhenti maka bilang saja. Aku akan berhenti. Tenang saja, aku akan selalu menunggumu hingga saat yang tepat.”
Penulis: Zaskia Zahwa Tsamara





