
“Belum lagi karena keluarga yang manipulatif. Sahabatnya pun nggak ada yang percaya kalau kamu bukan dalang dari kematian Dennis.
“Sebaliknya, Dennis lah yang ingin membunuhmu. Tapi sayang, orang hanya menilai dari yang mereka lihat tanpa ingin menerima penjelasan orang lain.
Cerpen – Aku dan Sepucuk Penyesalanku by Megi Permata
“Udah banyak luka yang kamu alami. Aku dukung kamu pergi. Biarin aja Aruna yang udah ninggalin kamu dan memilih Arsen.
“Padahal kamu udah effort banget buat Aruna. Nurutin semua kemauannya yang ternyata cuma manfaatin doang.
“Tapi kepo banget sama lanjutan ceritanya. Kenapa lama banget update-nya, sih?”gerutu gadis bermata hazel tadi tanpa henti.
Artikel yang sesuai:
“Udah ngedumel sama ngayalin tokoh fiksi kamu itu, Zah?” tutur suara khas yang kembali menyadarkan Azzah dari dunia fiksinya.
“Eh, Bunda. Udah lama, Bun?” tanya Azzah dengan tampang konyolnya.
“Kamu. yah, dari tadi dipanggil nggak nyaut-nyaut. Mau Bunda sita HP kamu sekalian?
“Bunda nggak akan kasih uang jajan, biar kamu nggak bisa beli novel lagi.” Ancam wanita yang kini hampir menginjak kepala empat, tapi wajahnya terlihat masih begitu awet muda.
“Jangan. Bunda ….” Azzah tak terima. Bagaimana dengan kelanjutan cerita yang ia baca tadi?
Bahkan dia sudah rela begadang untuk menantikan kelanjutan cerita tersebut, dan sekarang tidak diperbolehkan? Oh no! Dia tak akan membiarkan hal itu terjadi.






