Cerpen – Langis by YH Harahap

Tidak cukup di sana, bersamaan dengan kenaikan jabatannya, Prameswari dilamar oleh kekasihnya, seorang dokter gigi yang sudah memiliki klinik sendiri dan beropersi dengan stabil. Setahun setelah pernikahan mereka dikarunia seorang putri mungil yang begitu cantik.

Cerpen – Langis by YH Harahap

Kisah keluarga kecil yang romantis dan harmonis itu tak pernah berhenti menghiasi peredaran gosip di kantor. Mulai dari cleaning service hingga direktur utama kami yang belum berumah tangga hingga hari ini.

Maka, akan sangat janggal mendengar, Prameswari sering menceritakan tentang aku kepada lelaki bermata kelam ini, kecuali dalam konteks sekilas.

“Kau adiknya?” Tanya itu akhirnya keluar, meski aku juga sudah tahu bahwa Prameswari anak tunggal dalam keluarganya.

Laki-laki itu bergeming. Ia mengambil sebatang rokok, menyulutnya dengan cepat.

“Kau tidak penasaran apa yang dia ceritakan?” Ia mengalihkan pertanyaan, sembari meyodorkan rokok itu padaku, aku menggeleng pelan. Meski sesekali bersentuhan dengan nikotin, sekarang bukan waktu yang tepat.

“Barangkali tentang perempuan membosankan yang hanya hidup pada kubikelnya, bus kota dan kamar kosan yang begitu pengap,” jawabku asal.

Aku tak memiliki gambaran cerita apa yang akan Prameswari ceritakan tentangku kepada orang asing, saat kami sendiri adalah asing.

“Perempuan yang hidup pada dunianya sendiri.” Aku tak kaget, ini penilaian kesekian. “Dan begitu hidup.” Aku memusatkan pandangan. “Katanya, seperti aku.”

Ia tersenyum tipis, namun cukup membuat degup di dadaku hadir.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn