Penulis Harus Memahami Plagiarisme dan Tips Menghindarinya

Penulis Harus Memahami Plagiarisme dan Tips Menghindarinya

Setiap penulis memiliki keunggulan tersendiri dalam mengembangkan ide kreatif dalam ceritanya. Namun, apa jadinya jika ide kreatif yang sudah kita pikirkan secara matang direbut tanpa izin oleh orang lain. Hal ini yang dinamakan dengan plagiat. Penulis perlu memahami plagiarisme untuk dapat menghasilkan karya menarik. 

Penulis Harus Memahami Plagiarisme dan Tips Menghindarinya

Fenomena plagiat ini kerap terjadi dan dapat dialami oleh penulis manapun. Penulis memiliki hak penuh terhadap karyanya yang seharusnya tidak boleh diambil oleh orang lain. Untuk menambah wawasan kamu terkait plagiat, yuk simak penjelasan di bawah ini. 

Memahami Plagiarisme

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri. Seseorang yang melakukan plagiat disebut dengan plagiator. Kegiatan plagiat yang melanggar hak cipta adalah plagiarisme. 

Plagiarisme dapat dianggap sebagai tindak pidana sebab mencuri hak cipta orang lain tanpa izin. Plagiat atau penjiplakan yang sengaja dilakukan dapat dianggap legal jika setelah 2 x 24 jam seseorang yang mengambil bahan bacaan orang lain mencantumkan sumber referensi dalam karyanya. 

Tindakan plagiarisme terbukti melanggar hukum, oleh karena itu undang-undang telah menetapkan hukuman bagi plagiator yang terdapat pada pasal 72 ayat UUHC dengan dipidana dengan pidana penjara tiap- tiap sangat pendek 1 bulan serta/ ataupun denda sangat sedikit Rp1. 000. 000, 00, ataupun pidana penjara sangat lama 7 tahun serta/ ataupun denda sangat banyak Rp5. 000. 000. 000, 00.

Ruang Lingkup Plagiarisme

Bila dilihat dari pengertiannya, ruang lingkup dimaknai dengan batasan. Kamu harus mengetahui batasan apa saja dalam plagiarisme seperti penjelasan di bawah ini. 

  1. Mengutip kata-kata atau kalimat orang lain tanpa menyebutkan sumbernya dan tanpa menggunakan tata aturan pengutipan sesuai PUEBI
  2. Mengambil dan menggunakan gagasan orang lain tanpa menyebutkan identitas penulis aslinya
  3. Menggunakan data miliki orang lain tanpa izin
  4. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan milik pribadi 
  5. Melakukan publikasi karya orang lain tanpa izin
  6. Mengambil keuntungan dari tulisan orang lain untuk kebutuhan pribadi 

Tips menghindari tindakan plagiarisme bagi penulis 

Untuk menghindari tindakan plagiarisme penulis harus dapat melakukan tips berikut ini, antara lain :

1. Menyertakan sumber

Penggunaan sumber rujukan sangat penting dalam mengambil tulisan orang lain. Kamu dapat mencantumkan link artikel ataupun membuat daftar pustaka pada bagian terakhir karya tulismu. Tindakan ini perlu dilakukan agar kamu terhindar dari tindak plagiarisme.

2. Melakukan parafrase

Parafrase adalah menulis ulang sebuah tulisan milik orang lain dalam karya tulis pribadi. Kamu tidak boleh langsung copy paste karya orang lain sebab hal itu akan berpotensi plagiarisme. Sekarang sudah hadir beberapa website yang dapat membantu kamu dalam melakukan parafrase, contohnya paraphraser.io

3. Menggunakan website cek plagiarisme

Setelah tulisanmu selesai alangkah baiknya jika kamu melakukan revisi. Revisi yang perlu kamu lakukan adalah melakukan pengecekan apakah dalam tulisanmu terdapat plagiat.

Rekomendasi website pendeteksi plagiarisme 

Sesuai dengan tips untuk menghindari plagiarisme yang sudah dijelaskan di atas. Inilah beberapa rekomendasi website pendeteksi plagiarisme yang wajib kamu coba. 

1. DupliChecker

Website DupliChecker memberikan layanan kepada penggunanya untuk mendeteksi plagiarisme dengan batas 1000 kata per pencarian. Namun, bagi kamu yang membutuhkan jumlah kata yang lebih banyak, DupliChecker menyediakan 25.000 kata per pencarian dengan cara membayar biaya langganan. 

Saat menggunakan website ini kamu dapat mengetik tulisan yang ingin kamu cek ataupun mengunggah dokumen yang ada di dalam komputermu. Setelah memasukan tulis yang ingin kamu deteksi maka akan terlihat berapa besar persentase plagiarisme karyamu. 

2. Cek Plagiarism

Check plagiarism merupakan website untuk mengecek plagiarisme yang dapat memeriksa teks hingga 15.000 kata secara gratis. Dalam website ini kamu dapat mengetik langsung tulisan yang ingin kamu cek atau bisa juga mengunggah dokumen berupa ,doc, ,docx, ,txt, dan ,pdf). Setelah melakukan pengecekan akan terdapat riwayat plagiarism report yang dapat kamu download. 

3. Small SEO Tools

Small SEO tools merupakan website yang menyediakan banyak layanan dan salah satunya adalah pengecekan plagiarisme. Website ini dapat mendeteksi 1.000 kata secara gratis dan 30.000 kata secara berlangganan. Pada website ini kamu juga bisa melakukan cek grammar dan parafrase. 

Nah, sekian dulu informasi yang dapat saya sampaikan mengenai plagiarisme. Semoga kamu dapat memahami plagiarisme lebih jauh.

Semangat terus dalam berkarya!

Tinggalkan Komentar