
“Pintu belakang,” ucap Gina.
Seluruh teman-temannya mengikuti pergerakan Gina menuju pintu belakang. Kaki mereka seperti mati rasa. Mereka sudah tidak kuat untuk berlari lagi. Namun, keadaan memaksa mereka untuk terus berlari. Sedikit lagi mereka akan sampai di pintu belakang. Perlahan tapi pasti, tangan Gina mulai membuka knop pintu. Sayang sekali, pintu belakang juga terkunci begitu rapat.
“Gin, jangan bercanda,” ucap Baron. Padahal terlihat sekali, Gina berusaha membuka pintu.
“Minggir.” Baron membuat ancang-ancang bersiap mendobrak pintu tersebut.
Nyatanya realita memang tak seindah ekspektasi. Seluruh kekuatannya telah hilang akibat berlari. Kembali mereka panik. Pingsannya Asya membuat kepanikan itu semakin bertambah.
Artikel yang sesuai:
“Ampun dah, Sya. Beban banget lo.” Baron pusing. Sekarang ia pasrah dengan hidupnya.
“Jendela. Kita bisa lewat jendela,” ucap Dara.
Langsung saja mereka membuka jendela dengan bentuk persegi panjang itu. Tak lupa Baron menggendong tubuh Asya yang belum sadarkan diri. Tawa hantu itu kembali mereka dengar. Suaranya bahkan seperti sangat dekat dengan mereka. Cepat-cepat mereka keluar dari jendela. Meskipun pergerakan mereka sedikit susah karena Asya tidak sadarkan diri.
Kini mereka berhasil keluar dari rumah tersebut. Langsung saja mereka masuk ke dalam mobil. Erlan menancapkan gas mobilnya. Permasalahan mereka tidak berakhir di sana. Gerbang besar itu masih tertutup. Dara kembali keluar dari mobil. Ia segera membuka gerbang dan kembali masuk ke mobil. Baru saja mereka merasa lega, namun lagi dan lagi tawa hantu itu membuat mereka panik. Langsung saja Erlan menancapkan gas mobilnya lagi. Sayang sekali, mesin mobil itu tiba-tiba mati dengan sendirinya.
“Yaelah, Er. Mobil lo pasti kurang di servis nih,” ujar Baron.
“Bisa diam enggak?” Erlan masih berusaha menghidupkan mobilnya.
Tepat saat hantu itu berada di hadapan mereka, Erlan berhasil menghidupkan mobilnya. Dengan hidupnya mobil Erlan, kini mereka berhasil keluar dalam situasi yang mengerikan itu.
Penulis: Ni Made Yuliantari






