8 Tips dalam Merapikan Tulisan agar Pembaca maupun Editor Suka dengan Cerita Novelmu

8 Tips dalam Merapikan Tulisan agar Pembaca maupun Editor Suka dengan Cerita Novelmu

Jika sebelumnya sudah saya bahas terkait dengan pentingnya menulis cerita Wattpad dengan rapi, sekarang saya akan memaparkan tips dalam merapikan tulisan. Harapannya adalah agar kamu semakin paham bagaimana membuat tulisan yang rapi, khususnya untuk cerita novel yang kamu tulis.

8 Tips dalam Merapikan Tulisan agar Pembaca maupun Editor Suka dengan Cerita Novelmu

Apakah itu cukup dengan mengurangi typo? Tentu saja tidak, sebab tulisan yang rapi tidak sekedar permasalahan penulisan. Okay, langsung saja disimak bagaimana membuat tulisan yang rapi berikut ini:

1. Tulisan tidak Bertele-tele

Cara merapikan tulisan yang pertama adalah memastikan bahwa tulisanmu tidak bertele-tele. Supaya tidak bertele-tele usahakan bahwa:

  • Satu paragraf berisikan satu ide pokok
  • Kalimat yang tidak terlalu panjang
  • Hindari Menggunakan Redundansi
  • Usahakan lebih banyak menggunakan kalimat aktif

2. Potong Bagian yang Membosankan

Tips merapikan tulisan berikutnya adalah memotong bagian yang membosankan. Setelah kamu menyelesaikan satu bab, istirahatlah sebentar lalu cek kembali tulisanmu.

Pastikan tidak ada bagian cerita yang membosankan atau terlalu bertele-tele. Lalu pastikan juga kamu memangkas frasa yang terlalu berlebihan.

3. Perhatikan Tata Bahasa dan Ejaan

Pastikan bahwa tata bahasa dan ejaan dalam tulisanmu sudah benar. Ini terkait dengan penggunaan tanda baca, struktur kalimat sampai dengan minimnya typo.

Untuk menghindari kesalahan tata bahasa dalam proses menulis pastikan sesuai dengan PUEBI. Nah, terkait dengan typo pastikan jika kamu menemukan kata yang masih asing bagimu carilah di KBBI untuk memastikan penulisannya agar benar.

4. Perhatikan Format dan Penulisan

Ketika menulis pastikan kamu menggunakan format menulis yang rapi dan mudah dibaca. Pastikan media menulismu sudah kamu atur margin, spasi, dan font-nya yang sudah standar, dan atur rata kanan-kiri.

Untuk margin naskah novel kamu bisa menggunakan ukuran 1.5 atau 2 cm. Sedangkan untuk spasi jangan terlalu berdekatan maka kamu bisa menggunakan spasi 1,5. Sedangkan untuk jenis font-nya kamu bisa menggunakan arial atau times new roman dengan ukuran 12.

5. Pecah Paragraf

Tips merapikan tulisan berikutnya adalah memecah paragraf. Kriteria paragraf yang perlu kamu pecah yaitu paragraf yang memiliki lebih dari satu ide pokok. Caranya yaitu dengan membacanya secara lantang dan rasakan apakah itu terdiri dari satu atau dua gagasan pokok.

6. Bersihkan Double Spasi

Pastikan dalam naskah novel yang kamu tulis tidak ada double spasi. Double spasi akan membuat tulisamu menjadi tidak rapi dan membuat editor maupun pembaca naskah novelmu menjadi tidak nyaman.

7. Pastikan Tanda Baca telah Benar

Tips merapikan tulisan berikutnya adalah memastikan bahwa penggunaan tanda baca sudah benar. Hindari penggunaan double tanda tanya, semisal kamu berniat menulis kalimat bernada “marah” itu tidak perlu menggunakan dua atau tiga tanda seru, cukup satu saja.

8. Lakukan Proses Editing dan Proofreading

Tips merapikan tulisan agar disukai editor berikutnya adalah melakukan proses editing dan proofreading. Ini bisa kamu lakukan sendiri dengan mengendapkan terlebih dahulu naskah novel kurang lebih 2 sampai 3 minggu, lalu kamu baca ulang dan lakukan proses editing atau proofreading.

Dan jika kamu ingin menghasilkan hasil yang lebih baik maka kamu bisa menggunakan jasa editing maupun proofreading. Kemana kamu harus mencarinya dan apa kelebihannya?

Sebagai rekomendasinya kamu bisa menggunakan jasa editing dan proofreading dari Detak Pustaka. Dengan salah satu kelebihannya yaitu dikerjakan oleh profesional. Dengan demikian tulisan naskah novelmu menjadi lebih rapi dan semakin disukai oleh penerbit buku.

Nah, itulah beberapa tips dalam merapikan tulisan agar disukai oleh editor penerbit dan juga pembaca novelmu kemudian. Selain kerapian tulisan hal penting yang membuat editor maupun pembaca suka dengan novelmu adalah premis yang kuat, tokoh yang kuat, sampai dengan plot cerita yang baik. Jadi, pastikan juga unsur pembentuk cerita novelmu tersebut juga kuat, ya!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn