Diorama, atau pun foto-foto sejarah dapat kamu jadikan inspirasi untuk menulis.
Apalagi jika kamu menulis novel dengan latar waktu yang sama dengan benda-benda atau foto-foto yang dipajang di museum. Kamu dapat melihat bagaimana sih pakaian orang-orang di masa lampau tersebut. Bagaimana cara berpakaiannya, riasan wajahnya, sampai dengan potongan rambutnya.
Kamu akan mendapatkan pengalaman baru sebagai sumber inspirasi menulismu. Selain mendapatkan inspirasi menulis, pengetahuanmu mengenai sejarah pun semakin luas, hatimu pun juga terhibur.
Daftar isi
Toggle5. Jalanan atau melakukan perjalanan
Menulis adalah sebuah proses yang tidak mudah. Baik itu menulis fiksi maupun nonfiksi. Otak kita mau tidak mau dipaksa untuk berpikir dalam mengolah alur cerita atau data atau apapun itu yang digunakan sebagai bahan menulis.
Sebagai seorang penulis pasti ada masa jenuh dan lelahnya hingga inspirasi sulit untuk didapatkan atau didatangkan. Maka otak perlu diistirahatkan atau dirilekskan.
Artikel yang sesuai:
Salah satunya dengan cara jalan-jalan atau melakukan perjalanan. Kamu bisa menggunakan kendaraan jenis apapun untuk menelusuri jalan. Bisa dengan berjalan kaki, atau naik sepeda motor, sampai dengan naik kereta.
Di sepanjang perjalanan tersebut kamu dapat mengamati sekitar sambil merilekskan pikiran. Apa yang kamu amati tersebut bisa menjadi sumber inspirasi. Apalagi jika hal tersebut menurutmu unik dan berkesan.
Dari hasil pengamatanmu tersebut dapat kamu tampung dan catat sebagai bahan mencari inspirasi dan juga ide menulis. Tidak hanya suasana jalan, perilaku manusia yang ada di sepanjang perjalananmu juga bisa kamu jadikan sumber inspirasi.
Adakah rekomendasi tempat mencari inspirasi menulis lainnya?
Setiap penulis memiliki kecocokan tempatnya masing-masing untuk mencari sumber inspirasi. Bahkan selain kelima tempat tersebut ada satu tempat lain yang tidak asing lagi bagi penulis untuk mendapatkan inspirasi, yaitu di kamar mandi.
Banyak diantara para penulis yang melamun sambil buang air besar atau pun kecil. Dalam lamunannya tersebut tiba-tiba inspirasi dan ide menulis datang. Sepertinya kamar mandi seorang penulis perlu disediakan buku kecil pencatat ide agar ide-ide kreatif yang muncul ketika di kamar mandi tidak lenyap begitu saja.
Atau kamu juga bisa menggunakan ponselmu ketika sedang merilekskan otak baik ketika di toko buku, museum sampai dengan di jalanan. Yakni kamu gunakan untuk mencatat inspirasi yang datang.






