Cerpen – Terbaik Untukmu by Komarieh

Cerpen - Terbaik Untukmu by Komarieh

Ayah Miko sudah meninggal sejak dia masuk SMA, aku tahu karena Miko yang menceritakannya saat kami dekat waktu itu. Aku juga menjadi dekat dengan tante Aya karena Miko sering mengajak ku ke rumah nya untuk bertemu ibunya.

Sudah dua tahun aku menjalin hubungan dengan Miko dan sudah selama itu juga aku selalu menasehati dan mencoba membuat dia berubah untuk sedikit saja menghilangkan keras kepalanya.

Setelah membantu tante Aya memasak, aku naik dan masuk ke kamar Miko. Aku mendapati Miko dan Adit sedang serius bermain games. Aku mendekat dan duduk di sebelah Miko.

“Tante Aya menyuruh kita untuk makan dulu” ucap ku sambil melihat games yang dimainkan Miko dan Adit.

“Aku udah makan” ucap Miko.

“Kapan ?” tanyaku.

“Tadi sebelum mama masak, aku beli siomay di depan”

“Ya udah, Dit sana turun” ucap ku menyuruh Adit turun untuk makan bersama tante Aya.

Adit bangkit dan segera turun meninggalkan kegiatan bermain games nya bersama Miko. Aku menatap Miko yang masih serius bermain, karena dia mengacuhkan ku, aku mengambil remote tv dan mematikan games nya.

“Tari” ucap Miko kesal.

“Apa ?” tanyaku sambil menatapnya.

“Kenapa kamu matikan?”

“Kamu mengacuhkan aku”

“Mau diperhatiin” ucapnya dan langsung menatap ku lekat tepat di mataku. Aku tidak mau kalah dengan Miko, ku tatap matanya. Lama kami bertatapan, aku kembali merasakan rasa saat aku bertemu dan dekat dengan Miko dua tahun lalu.

Rasa di mana ada getaran yang sulit ku artikan, saat aku merasa jika Miko sangat berbeda dengan Miko yang sekarang dan kemudian tawa meledak diantara kami. Kami tertawa melupakan sejenak masalah yang kami alami.

Saat tawa kami terhenti, aku berkata pada Miko untuk tidak mengulangi kesalahannya lagi, tidak membuat masalah lagi dan menjadi Miko tanpa masalah. Dia hanya mengangguk menanggapi ucapanku.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn