Cerpen – Terbaik Untukmu by Komarieh

Cerpen - Terbaik Untukmu by Komarieh

Pagi ini aku terbangun dengan perasaan yang masih mengkhawatirkan Miko. Segera aku menuju ke kamar mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, tetapi sebelum itu aku melihat kalender terlebih dahulu.

Aku terkejut mendapati sebuah tanggal yang ku lingkari sendiri, ternyata besok adalah ulang tahun Miko. Aku bertekat untuk memperbaiki ini semua besok, dan meminta maaf dengan sikap ku kemarin. Dan untuk melancarkan rencana ku ini, aku butuh bantuan seseorang.

Segera aku menuju ke sekolah, dan langsung menemui Adit. Saat kuceritakan semua yang aku pikirkan, Adit sangat setuju dan mendukung ku untuk semua itu. aku mengatakan pada Adit untuk tidak memberi tahu siapa pun karena hari ini aku akan bersikap seperti kemarin pada Miko.

Sudah ku putus untuk ulang tahun Miko semua akan ku persiapkan sendiri. Dan hari ini setelah pulang sekolah aku akan memesan meja untuk aku dan Miko besok, setelah itu aku akan mencari resep kue. Aku akan membuat kue ulang tahun sendiri, semoga semua itu berhasil.

Setelah pulang sekolah aku langsung menuju mini market untuk membeli semua yang ku butuhkan untuk membuat kue. Dan aku juga sudah memberi tahu Adit atas tugas yang harus dijalankan. Sesampainya di rumah aku langsung mengganti pakaian dan memulai pekerjaanku.

Setelah bersusah payah membuat kue ulang tahun, akhirnya aku berhasil juga. Aku membereskan barang-barang yang ku gunakan dan pergi menuju kamar ku untuk bersiap-siap. Aku mengenakan pakaian yang Miko beri padaku saat ulang tahun ku beberapa bulan yang lalu.

Aku meraih handphone ku dan mendapati sebuah pesan masuk. Adit, dia mengatakan jika akan segera menuju tempat yang sudah ku persiapkan.

Aku segera keluar dari kamar ku dan mengambil kue yang tadi kubuat lalu segera menuju taxi yang terlebih dahulu sudah ku pesan. Malam ini aku akan memperbaiki semua. Saat aku sampai di cafe yang ku tuju, aku menunggu Adit. Tidak lama kemudian Adit keluar dan menghampiri ku.

“Semoga sukses Ken, Miko udah ada di meja yang kamu pesan” ucapnya dan menunjukkan kedua jempol nya ke arah ku.

Aku melangkah masuk sambil membawa kue di tanganku, aku terus melangkah dengan mantap menuju meja tempat Miko berada. Saat aku semakin dekat dengan Miko, aku menghentikan langkah ku melihat sosok yang dua hari ini sangat aku khawatirkan dan aku rindu kan.

Sosok yang menjadi penyebab aku mempersiapkan semua ini, sosok yang ingin ku berikan yang terbaik untuknya. Miko, sosok yang ingin kujumpai di hadapanku sekarang berpelukan dengan seorang perempuan yang juga membawa kue ulang tahun. Aku terdiam di tempatku, hanya bisa melihat semua itu.

Perempuan itu memeluk Miko dan Miko hanya diam, dan sekarang aku melihat jika perempuan itu mencium pipi Miko. Sudah cukup, aku datang ke sini bukan untuk melihat ini, aku datang untuk memperbaiki semua.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn