
Aku memeluk mama erat “Maafkan Syifa yang sempat bertindak bodoh mama. Maafkan Syifa yang terlalu cepat menyerah. Terima kasih karena selalu ada di sisi Syifa selama ini.”
“Mama selalu percaya kalau Syifa bisa melakukan sesuatu yang hebat dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Karena itu, Syifa tidak boleh menyerah. Jadilah diri Syifa sendiri dan mama akan berusaha membantu mewujudkan mimpi Syifa sebisa mama.” Aku lalu tersenyum sambil tetap merasakan kehangatan pelukan mama.
Dunia yang tidak bisa terlihat oleh mata, bukan berarti sama sekali tidak ada. Begitu juga Tuhan. Meski kita tidak bisa melihatnya, bukan berarti Tuhan itu tidak ada. Adanya matahari, bulan bintang, bumi dan segala isinya termasuk kita, adalah bukti bahwa Tuhan itu ada. Jangan pernah berputus asa atas rahmatnya karena dia paling tahu apa yang terbaik untuk kita.
Apapun yang kita inginkan akan dikabulkan ketika waktunya sudah tiba. Yang bisa kita lakukan hanya terus berusaha dan berdoa. Semoga pilihannya adalah pilihan terbaik yang bisa membuat kita semakin bersyukur dan menjalani kehidupan sebaik-baiknya.
Penulis: Inong Islamiyati Abdullah





