
“Itu adalah impian yang baik, dan aku yakin kamu akan mencapainya. Kehidupan di sini mungkin memiliki tantangannya, tapi jangan ragu untuk mencari bantuan jika kamu membutuhkannya,” kata Jace.
Aku tersenyum padanya. Dia adalah teman yang luar biasa, dan aku beruntung bisa memiliki teman sebaiknya di awal perjalanan ini. Setelah menyelesaikan kursus kilat, saatnya untuk memulai studi di universitas. Aku merasa sedikit gugup, tetapi juga siap menghadapi tantangan ini.
Cerpen – Bonds Beyond Borders by Dearu Dea Paul
Bersama Jace dan teman-teman internasional lainnya, aku merasa lebih percaya diri. Pada satu kesempatan, Jace dan aku duduk di taman kampus, menikmati matahari terbenam yang mempesona. Itu adalah momen yang tenang, di mana kami berbicara tentang rencana dan impian kami di masa depan.
“Apa rencanamu setelah menyelesaikan studi disini?” tanya Jace.
“Tentu saja, aku ingin memperoleh pengalaman kerja di bidangku dan kemudian mungkin kembali ke negara asalku untuk berkontribusi pada pengembangan di sana. Aku juga ingin terus menjelajahi dunia dan mengenal lebih banyak orang,” jelasku padanya.
Artikel yang sesuai:
“Aku yakin kamu akan mencapai semua yang kamu impikan. Siapa tahu, mungkin kita akan bekerja sama di masa depan?” kata Jace dengan nada yang meyakinkan.
Aku tersenyum padanya. Percakapan kami selalu penuh dengan semangat dan inspirasi. Dia adalah teman yang berharga, dan pertemanan kami tumbuh lebih kuat setiap hari. Perjalanan kuliahku di negara Eropa tidak selalu mudah, tetapi aku terus berusaha keras dan belajar lebih banyak setiap harinya.
Kehidupan sehari-hari di kampus memberiku pengalaman berharga dalam belajar, beradaptasi, dan berinteraksi dengan berbagai budaya. Aku juga terus menjelajahi negara itu, mengunjungi kota-kota indah dan mengeksplorasi budaya lokal. Ditengah studi dan eksplorasi, Jace selalu ada untuk mendukungku.






