
Daftar isi
TogglePembelajaran Terjadi Setelah Melakukan
Persiapan adalah musuh dari sebuah kerja sampingan.
Mungkin kamu perlu membaca pernyataan itu sekali lagi. Nggak jarang kita yang ingin memulai pekerjaan sampingan untuk menghasilkan penghasilan pasif menghabiskan banyak waktu, bahkan mungkin tahunan untuk mengumpulkan data. Kita membutuhkan data itu untuk mengetahui bagaimana cara melakukan kerja sampingan dan menghasilkan penghasilan secara pasif tersebut.
Namun, seiring berjalannya waktu, kita pun menyadari bahwa kondisi pasar telah berubah, misalnya:
– Platform media sosial (Twitter, Facebook, Instagram) telah mengubah algoritma mereka.
– Google SEO mengubah berbagai ketentuannya.
– Kompetisi pun berubah di antara para konten creator
Artikel yang sesuai:
Setiap menit perubahan yang lain pun terus terjadi.
Sementara yang perlu kita lakukan adalah seperti ketika menaiki kereta. Kita hanya perlu berada di dalamnya untuk mengetahui apa yang terjadi. Ketika kita sudah berada di dalam kereta, maka berbagai pertanyaan dan perubahan itu akan dapat dirasakan dan kemudian kita dapat melakukan tindakan untuk meresponnya.
Setiap orang, kita semua tidak mengetahui apa yang sebenarnya sedang kita lakukan di awal kita memulai suatu tindakan.
Kunci utama dari memulai pekerjaan sampingan adalah mengumpulkan keberanian untuk segera bertindak. Meskipun kita belum mengetahui dan memiliki semua data serta informasi yang diperlukan. Ini semacam anak-anak yang mendapatkan mainan baru. Mereka segera memainkannya tanpa mempertimbangkan hal lain.
Tidak ada aturan yang perlu diikuti.
Anak-anak pun begitu. Mereka akan segera memainkan mainan baru itu tanpa mengenal aturan. Bahkan, tak jarang mereka akan merusak mainan tersebut, sebelum meminta mainan baru lainnya. Nah, kata Tim, begitulah kira-kira pekerjaan sampingan dilakukan.
Belajar sambil melakukan tindakan.
Kita pun dapat mengambil contoh para petinju ketika kita memulai sebuah pekerjaan sampingan. Intinya adalah naik ke ring tinju dan mulai melakukan beberapa pukulan kepada lawan. Mungkin ada yang memberikan kritik di antara penonton. Namun, biarkan saja, karena mereka toh tidak pernah melakukan tindakan atau pun bertinju.
Tidak ada pendidikan untuk pekerjaan sampingan.
Karena itu, kita belajar melakukan pekerjaan sampingan sambil jalan. Ketika melakukannya, maka kita akan mengetahui apa yang berhasil dan gagal. Kita tidak akan bisa belajar itu semua ketika kita belum memulai, bukan?
Ketika Saran Terlalu Banyak
Pendapat itu seperti hidung, kita semua memilikinya.
Dalam perjalanan melakukan pekerjaan sampingan, kita akan menerima banyak kritik dan juga saran. Mungkin maksud orang lain tersebut baik, mereka memiliki niat untuk membantu kita. Mereka hanya berbagi hal yang berhasil untuk mereka.
Namun, tugas kita adalah mencoba semua hal, lihat apa yang berhasil, dan buang yang tidak.
Pertumbuhan diawali ketika kita melakukan percobaan dari saran dan kritik yang disampaikan oleh orang lain. Setelah itu, kita pun akan menambahkan dengan berbagai pengalaman baik yang berhasil maupun gagal. Akhirnya, kita akan memiliki satu formula atau rumus yang cukup unik dan menjadi strategi kita dalam melakukan pekerjaan sampingan tersebut.
Hal yang Menyebabkan Banyak Orang Gagal Mendapatkan Penghasilan Secara Pasif
Kenyataan yang sering dilupakan adalah bahwa penghasilan pasif tidak didapatkan orang dari melakukan pekerjaan sampingan dalam satu hari.
Semua itu membutuhkan waktu. Karena itu, melakukan pekerjaan sampingan dan mendapatkan penghasilan tambahan secara pasif bukanlah persoalan bakat. Namun, seorang ahli dalam menulis online, Nicolas Cole mengatakan bahwa semua itu adalah persoalan konsistensi.
Kebiasaan menjadi pendorong suatu pekerjaan sampingan. Jika kerja sampingan yang kita lakukan itu tidak menjadi kebiasaan, maka kita tidak akan bisa konsisten. Kemudian tanpa konsistensi, kita tidak akan bertahan dalam permainan kerja sampingan itu cukup lama dan akhirnya mampu menghasilkan penghasilan tambahan.
Jadikan konsistensi sebagai tujuan utama kita dan lakukan tiap hari hingga menjadi suatu kebiasaan.
Hambatan Terbesar
Masalah terbesar yang muncul dari konsistensi adalah kebosanan.
Namun, tidak banyak orang yang memberikan informasi ini. Padahal ketika kita melakukan sesuatu yang kita cintai, tetap saja kita tidak akan mencintainya setiap hari. Setiap liburan akan berakhir, demikian juga bulan madu.
Kondisi ini akhirnya menjadi persoalan mengelola kebosanan ketika melakukan hal yang sama lagi dan lagi setiap hari.
Termasuk ketika kita memutuskan untuk menghasilkan pendapatan pasif dari bekerja sampingan menulis online. Mungkin ada hari-hari tertentu ketika kita membenci menulis. Memang, tidak selamanya kegiatan tersebut menyenangkan, apa lagi ketika kita tidak segera melihat hasilnya.
Jika kita mampu melewati hari-hari yang membosankan, maka kita juga dapat melalui hari-hari yang buruk. Melawan rasa bosan adalah satu-satunya jalan dalam melakukan pekerejaan sampingan.
Penutup
Mendapatkan penghasilan tambahan secara online adalah berkaitan dengan pola pemikiran yang benar.
Kita dapat mempelajari bagaimana orang lain yang telah berhasil melakukan pekerjaan sampingan ketika mereka meraih keberhasilan tersebut. Kita dapat beradaptasi dan semoga mendapatkan hasil yang lebih baik lagi ketimbang mereka.
Kamu sudah siap?
Penulis: Sridewanto Pinuji






