Cara Memahami Isi Puisi yang Perlu Kamu Ketahui

Cara Memahami Isi Puisi yang Perlu Kamu Ketahui

Banyak orang beranggapan bahwa membaca puisi seperti sedang berusaha memecahkan kata sandi yang rumit. Hal ini dikarenakan bahasa yang dipakai dalam puisi sering kali penuh dengan kiasan, metafora, dan tidak langsung pada intinya. Padahal, jika kita mengetahui teknik memahaminya, kita bisa menikmati puisi tanpa harus pusing tujuh keliling.

Puisi bukan sekadar bait-bait kalimat yang indah, tapi sebuah ungkapan perasaan yang penulis bagikan kepada pembaca. Agar tidak bingung atau merasa tersesat saat membaca deretan kata puitis, ada beberapa cara sederhana yang dapat kita ikuti untuk membedah makna di dalamnya.

Cara Memahami Isi Puisi yang Perlu Kamu Ketahui

Melalui artikel ini, kita akan mengintip apa saja cara atau langkah dalam memahami isi puisi. Mulai dari mencermati judul hingga mengubahnya dalam bentuk paragraf, semua cara ini akan membantu kita sebagai pembaca menangkap pesan tersembunyi di balik setiap baris puisi. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak uraian lengkapnya di bawah ini:

1. Mencermati Judul

Cara pertama dalam memahami sebuah puisi adalah dengan melihat judulnya dengan saksama. Judul bukan sekadar hiasan yang menempel di bagian atas halaman, melainkan berperan sebagai kata kunci utama yang mewakili keseluruhan isi puisi. Dari satu atau dua kata dalam judul, kita bisa memperoleh gambaran besar mengenai apa yang penulis ingin utarakan.

Layaknya membaca label pada kemasan makanan, judul membantu kita menebak tema atau pesan dari sebuah puisi. Misalnya, ada puisi yang berjudul “Hujan”, kemungkinan besar isinya berhubungan dengan kerinduan, kesedihan/melankolis, atau kenangan masa lalu. Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan judul karena di sana terdapat petunjuk awal dalam memaknai puisi.

2. Membaca Puisi secara Berulang-ulang

Cara memahami isi puisi yang kedua yaitu dengan membaca puisi secara terus-menerus atau berulang-ulang. Puisi memang perlu dibaca berkali-kali agar makna dan amanatnya bisa meresap ke pikiran kita. Semakin sering dibaca, semakin kita terbiasa dengan irama dan diksi yang penyair gunakan.

Ketika membaca puisi, kita bisa mengatur tempo atau nada bicara, baik diucapkan secara lantang maupun di dalam hati. Dengan membaca secara perlahan, kita bisa menyelami makna setiap kata yang tertulis dalam puisi. Lambat-laun, pesan yang awalnya tersembunyi akan mulai timbul ke permukaan.

3. Mengidentifikasi Tema Utama

Setelah mencermati judul dan membaca puisi berulang kali, cara memahami isi puisi yang ketiga yaitu mencari tahu apa sebenarnya topik utama dalam puisi tersebut. Tema merupakan gagasan pokok dari sebuah karya sastra. Kita bisa menimbang-nimbang tema apa yang penulis bicarakan, mulai dari jatuh cinta, kehilangan, kesedihan, perjuangan, hingga alam.

Menemukan tema puisi bagaikan menentukan arah kompas saat sedang berpetualang. Sebagai contoh, kita sudah mengetahui bahwa tema dari sebuah puisi adalah tentang kerinduan, maka diksi yang sulit sekalipun dapat dengan mudah kita kaitkan dengan perasaan melankolis tersebut.

4. Menganalisis Diksi dan Gaya Bahasa

Langkah untuk memahami makna puisi selanjutnya yaitu dengan menganalisis pilihan kata dan gaya bahasa. Penyair sering memakai diksi unik sekaligus majas untuk memperindah karya tulisnya.

Apabila kita menemukan kata yang terasa asing, jangan lupa untuk mencatat dan mencari artinya di kamus. Memahami makna kata per kata akan membantu kita menyingkap rahasia di balik makna puisi secara keseluruhan.

Di samping itu, kita bisa mengenali emosi dan maksud puisi lewat cara penyair mendeskripsikan sesuatu. Contohnya, penyair menggunakan majas perbandingan (simile) seperti “rambut hitammu bagai kegelapan malam”, atau melihat benda mati bisa berperilaku layaknya manusia (personifikasi).

5. Memperhatikan Struktur dan Rima

Struktur dalam puisi merupakan bait-bait yang tersusun, sedangkan rima adalah bunyi akhir yang ada di setiap baris. Rima yang tertata dengan rapi bertujuan untuk membangun suasana tertentu, seperti kesan ceria, tegang, takut, semangat, atau sedih.

Dengan memperhatikan bentuk fisik puisi, kita bisa merasakan kehidupan dari karya tersebut. Kedua aspek ini sangat membantu kita dalam memahami makna beserta pesan yang ingin penyair sampaikan melalui keindahan bunyi dan penataan baris.

6. Mengenali Simbol dan Imaji yang Muncul

Cara Memahami Isi Puisi yang Perlu Kamu Ketahui

Pada umumnya, sebuah benda memiliki makna yang lebih dalam dari bentuk aslinya dalam puisi. Hal ini yang kemudian kita kenal dengan istilah simbol dan imaji. Contohnya, penyair menyebut bunga mawar sebagai lambang cinta dan gairah, bukan sekadar tanaman berduri biasa.

Simbol dan imaji pada puisi berperan penting dalam membangun suasana di pikiran pembaca. Dengan memahami apa yang digambarkan oleh kata-kata tersebut, kita bisa menyelami perasaan penyair dengan lebih mendalam dan tidak hanya memandang suatu kata atau frasa secara harfiah.

7. Mencari Tahu Latar Belakang Penyair

Salah satu kunci untuk memahami sebuah puisi yaitu mencari tahu latar belakang kehidupan sang penulis. Dengan mengetahui siapa penyairnya, bagaimana pengalaman hidupnya, atau situasi yang penulis alami dapat memberikan sudut pandang baru di benak pembaca.

Kapan atau waktu sebuah puisi disusun juga sangat penting untuk mempelajari makna yang tersirat. Puisi yang ditulis pada zaman perang tentu punya makna yang tidak sama dengan puisi yang ditulis di masa perdamaian. Lewat konteks sejarang dan kepribadian penulis, pesan yang ingin penulis utarakan akan tampak lebih nyata dan masuk akal.

8. Menafsirkan secara Personal

Berbeda dengan karya sastra lain, puisi lebih bersifat bebas dan personal. Hal ini berarti bahwa apa yang kita rasakan saat membaca bisa saja berbeda dengan yang dirasakan oleh pembaca lain. Jangan takut untuk menafsirkan isi puisi berdasarkan pengalaman hidup atau emosi yang kita miliki.

Setiap pembaca memiliki kewenangan untuk terhubung dengan puisi dengan caranya masing-masing. Interpretasi kita merupakan hasil interaksi antara bait-bait yang penulis tuliskan dengan dunia personal, sehingga maknanya jadi terasa unik.

9. Memvisualisasikan Rangkaian Kata di Dalamnya

Cara yang menyenangkan untuk memahami isi puisi berikutnya yaitu dengan memvisualisasikannya di dalam pikiran. Kita bisa mencoba membayangkan setiap bait yang tertulis sebagai sebuah adegan film atau lukisan.

Dengan menggambarkan apa yang terlihat di dalam kata-kata tersebut, kita dapat menyimpulkan pesan puisi dengan mudah. Mengkhayalkan suasana, warna, maupun gerakan membantu kita masuk ke dunia yang penulis ciptakan.

10. Mengubah Menjadi Bentuk Paragraf (Parafrase)

Apabila cara-cara di atas terasa sulit dilakukan, kita bisa mencoba untuk mengubah bait-bait puisi menjadi kalimat biasa atau narasi cerita (prosa). Caranya yaitu dengan menambahkan kata-kata penghubung supaya kalimat yang tadinya tersendat-sendat dalam puisi menjadi satu aliran cerita yang terhubung.

Ketika melakukan hal ini, kita bisa mengganti diksi yang sulit dengan bahasa yang lebih sederhana. Setelah puisi selesai diparafrasekan ke dalam bentuk paragraf yang teratur, kita pasti akan jauh lebih mudah untuk memahami isi atau maksud dari karya tulis tersebut.

Demikianlah, penjabaran mengenai sepuluh cara memahami isi atau makna yang terkandung dalam sebuah puisi. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman tentang karya sastra dan literasi semakin bertambah, ya!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn