
Buku bukan sekadar hiburan, tapi juga sumber informasi, inspirasi, dan motivasi bagi para pembacanya. Sebagai penikmat buku, kita juga dapat mengkritik dan menilai sebuah buku yang sudah kita baca. Dalam dunia literasi, kegiatan ini dikenal dengan nama resensi atau review.
Sebelum menulis resensi buku, sebaiknya kita mempelajari unsur-unsur yang ada di dalamnya terlebih dahulu. Supaya kita dapat memahami kualitas karya secara utuh sekaligus mampu menyajikan informasi secara logis dan objektif.
Daftar isi
ToggleMengenal Unsur-Unsur yang Harus Ada di Resensi Buku
Melalui artikel ini, kita akan mengupas 5 unsur yang harus ada di dalam resensi buku, mulai dari bagian judul hingga penutup. Harapannya, setelah membaca tulisan ini, teman-teman terdorong untuk menulis ulasan sebagai bentuk pengakuan atau penghargaan kepada penulis. Yuk, langsung saja kita intip uraian lengkapnya di bawah ini.
Apa itu Resensi Buku?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata resensi mempunyai arti pertimbangangan atau pendapat tentang hasil kesinian, kesustraaan, dan sebagainya. Dalam kehidupan sehari-hari, resensi juga kita kenal dengan istilah ulasan atau review.
Artikel yang sesuai:
Sementara itu, Sitepu memberikan pandangan bahwa resensi adalah aktivitas mengamati, menganalisis, serta meninjau suatu karya, entah itu buku, lagu, drama, film, dan jenis kesenian lainnya.
Jika kita melihat dua definisi di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa resensi buku merupakan tulisan yang berisi opini dan evaluasi kritis sekaligus memberikan gambaran perihal kualitas, keunggulan, serta kelemahan suatu karya tulis. Selain menyajikan informasi, resensi buku juga mempunyai fungsi untuk membantu pembaca memilah buku yang relevan dengan kebutuhan atau selera mereka.
Apa Tujuan Resensi Buku?
Adapun beberapa tujuan utama resensi buku adalah sebagai berikut:
- Menyajikan beragam macam informasi perihal suatu karya tulis, yang meliputi isi, bahasa, tata letak, kelemahan, kelebihan, hingga kelayakannya.
- Menyampaikan masukan, kritik, serta penilaian terkait suatu buku secara objektif.
- Mengarahkan pembaca untuk memilih buku yang tidak hanya berkualitas tapi juga sesuai dengan kebutuhan dan minat.
- Memperkenalkan serta mengiklankan buku kepada target pembaca potensial.
- Membangun diskusi atau dialog interaktif yang berkaitan tentang topik, isu, maupun genre yang diangkat dalam buku.
Apa Manfaat Resensi Buku?
Berikut adalah manfaat resensi yang terbagi menjadi 4 kategori, yaitu:
1. Manfaat resensi untuk pembaca buku
Sebagai panduan sebelum membeli atau membaca sebuah buku. Lewat resensi buku kita bisa melihat gambaran isi dan sudut pandang ulasan dengan lebih jelas.
2. Manfaat resensi bagi penulis buku
Sebagai sarana untuk memperoleh masukan/saran yang membangun untuk karya berikutnya sekaligus berpeluang meningkatkan penjualan.
3. Manfaat resensi untuk penerbit
Sebagai media untuk mempromosikan atau mengenalkan produk serta menaikkan angka penjualan.
4. Manfaat resensi bagi media massa
Menyediakan konten informatif yang bisa meningkatkan reputasi dan kredibilitas media, jumlah pembaca, sekaligus minat baca masyarakat.
Apa Saja Unsur yang Harus Ada dalam Resensi Buku?

Di bawah ini adalah unsur-unsur yang harus ada dan tidak boleh terlewatkan ketika menulis resensi buku.
1. Judul resensi
Judul adalah identitas awal yang menjadi penentu apakah orang berminat membaca resensi yang kita tulis atau tidak. Oleh sebab itu, kita perlu membuat judul yang tidak hanya menarik, tapi juga mampu memancing rasa penasaran calon pembaca.
Jangan sekali-kali memberikan judul yang sama dengan judul buku yang kita ulas. Hal yang harus digarisbawahi adalah judul tersebut relevan dengan isi ulasan supaya pembaca tahu gambaran besarnya sejak awal.
2. Data atau identitas buku
Identitas buku merupakan informasi popok yang berisi berbagai data penting, mulai dari judul asli buku, nama pengarang, lembaga penerbit, tahun terbit, nomor ISBN, hingga jumlah halaman. Apabila memungkinkan, kita juga bisa menambahkan harga buku di bagian ini.
3. Pendahuluan
Bagian pendahuluan dalam resensi buku bisa kita gunakan untuk menyapa pembaca sekaligus menarik perhatian mereka. Kita bisa mengawalinya dengan menuliskan kalimat pembuka yang santai, kutipan ikonik dari isi buku, atau topik populer yang relevan.
Selanjutnya, kita bisa memberikan sinopsis singkat, siapa target pembaca, dan alasan mengapa kita memilih untuk mengulas buku ini. Sebutkan satu atau dua hal yang menjadi pesona buku tersebut supaya pembaca semakin ingin tahu dan membaca ulasan kita hingga tuntas.
4. Bagian tubuh
Bagian tubuh adalah inti resensi yang memuat ulasan secara detail dan mendalam tentang isi buku. Di sini, kita bisa membicarakan alur cerita, gaya bahasa, karakter, tata letak (layout) pesan, moral, hingga kelebihan dan kekurangan buku.
Tujuan utama bagian ini adalah untuk memberikan penilaian objektif dan membangun. Maka dari itu, kita perlu menyampaikan pendapat dengan jujur, informatif, dan mudah dipahami pembaca. Jika ulasan kita bagus, pembaca semakin tidak sabar dan ingin segera membaca buku tersebut.
5. Penutup
Penutup adalah kesimpulan akhir dari seluruh ulasan yang sudah kita paparkan di dalam resensi. Cukup rangkum opini kita secara singkat dan jelas tentang kelayakan atau kualitas buku tersebut. Intinya, kita tidak perlu menulis kalimat atau paragraf yang terlalu pandang di bagian akhir ini.
Di samping itu, kita bisa mengajak para pembaca untuk menikmati buku tersebut dengan cara yang halus dan masuk akal. Hindari nada memaksa, tulisan saran yang objektif saja agar mereka bisa memutuskan sendiri apakah ingin membaca buku itu atau tidak.
Apa Saja Jenis Resensi Buku?
Jenis Resensi | Definisi |
| Resensi Deskriptif | Mengulas dan menjelaskan setiap bagian isi buku secara detail dan jelas dari awal hingga akhir. |
| Resensi Informatif | Menyajikan gambaran umum isi buku secara ringkas dan padat, tanpa menyodorkan penilaian atau kritik tajam. |
| Resensi Evaluatif | Memberikan penilaian terhadap kualitas buku secara mendalam, biasanya dilengkapi dengan skor untuk panduan pembaca. |
| Resensi Kritis | Mengulas buku secara tajam dari berbagai aspek secara rinci mulai dari keaslian ide, gaya penulisan, struktur, hingga tema. |
FAQ Seputar Unsur-Unsur yang Ada di Resensi Buku
Berikut adalah beberapa pertanyaan sekaligus jawaban yang berkaitan dengan unsur-unsur resensi buku.
Q1: Berapa panjang ideal sebuah teks resensi?
Secara umum, resensi berada di antara 500 sampai 1000 kata, tergantung pada media atau tempat mempublikasikannya (website, koran, atau majalah akademik).
Q2: Apakah boleh memasukkan pendapat pribadi ke dalam resensi?
Boleh, selama pendapat kita berlandaskan argumen yang logis, objektif, dan terdapat bukti nyata dari isi buku. Jadi, bukan sekadar suka atau tidak suka.
Q3: Apakah resensi harus selalu diakhiri dengan rating atau skor angka?
Tidak harus, boleh dilewati atau tidak. Pemberian nilai (misalnya, 4.5/5 bintang) bersifat opsional untuk menegaskan tingkat rekomendasi.
Q4: Resensi buku dapat kita muat di mana saja?
Text resensi buku dapat kita kirimkan ke berbagai media, baik cetak maupun digital. Contoh media cetak yaitu koran dan majalah, sedangkan contoh media digital seperti blog pribadi, situs berita, platform media sosial (Instagram, TikTok, Thread, atau X), serta Goodreads.
Nah, itulah penjelasan lengkap tentang resensi buku yang perlu kita pahami, mulai dari definisi, tujuan, manfaat, jenis, hingga unsur-unsur yang wajib ada. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman perihal teks ulasan atau review karya tulis semakin meningkat, ya! Selamat berkarya dan sukses selalu!






