
Sebagai penulis yang akan menerbitkan buku, kita pasti bingung harus memilih jenis kertas yang mana. Jika kita menulis karya sastra seperti novel, antologi cerpen, atau puisi, pihak penerbit pasti merekomendasikan untuk menggunakan kertas bookpaper.
Namun, sebelum memutuskannya, kita perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan kertas bookpaper terlebih dulu. Dengan demikian, kita bisa menilai apakah kertas ini cocok untuk karya tulis kita atau tidak.
Daftar isi
ToggleKelebihan dan Kekurangan Kertas Bookpaper, serta Perbedaannya dengan Jenis Kertas Lain
Melalui artikel ini, kita akan mempelajari beberapa keunggulan sekaligus kekurangan kertas bookpaper yang perlu dipahami. Harapannya, setelah membaca informasi ini, teman-teman mampu memilih jenis kertas yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan serta minat pasar. Agar semakin paham, mari kita mulai dari pengertian bookpaper di bawah ini.
Apa itu Bookpaper?
Bookpaper adalah jenis kertas yang mempunyai krem atau off-white yang menjadi andalan penerbit untuk mencetak karya fiksi dan nonfiksi. Walaupun tidak ada standar resmi yang harus diikuti, bookpaper dipilih karena bobotnya lebih ringan daripada kertas lainnya. Hal ini memudahkan buku tebal untuk dibawa bepergian dan memangkas biaya pengiriman.
Artikel yang sesuai:
Secara umum, bookpaper tidak dapat kita jumpai di tempat fotokopi, tapi hanya tersedia di percetakan besar atau lembaga publikasi. Di samping itu, kertas ini juga tergolong murah dan ramah di mata pengguna dibandingkan HVS.
Dengan warna yang cenderung gelap dan lembut di mata, buku yang menggunakan bookpaper dapat dibaca dalam waktu lama. Namun, kertas ini dinilai kurang ideal apabila digunakan untuk mencetak ilustrasi atau gambar berwarna maupun hitam puith.
Apa Karakteristik Kertas Bookpaper?
Adapun karakteristik atau ciri-ciri kertas bookpaper adalah sebagai sebagai berikut:
- Memiliki warna dasar krem atau off-white;
- Tidak silau di mata karena tidak terlalu menyerap cahaya;
- Punya berat ringan dan tipis (55-99 gsm);
- Permukaan kertas halus saat dipegang;
- Tulisan di halaman belakang tidak mudah tembus ke halaman depan;
- Cocok untuk mencetak buku yang memuat banyak tulisan (novel, kumpulan cerpen, nonfiksi).
Apa Kelebihan atau Keunggulan Kertas Bookpaper?
Berikut adalah 3 keunggulan kertas bookpaper yang tidak dimiliki oleh jenis kertas lain yang beredar di pasaran.
1. Ringan
Kertas bookpaper memiliki berat (gramasi) yang sangat ringan, berkisar antara 50 hingga 90 gsm. Dengan bobot yang kecil ini, membuat bookpaper sangat efisien digunakan untuk memproduksi buku dalam jumlah banyak.
Jenis kertas ini juga menjadi pilihan yang paling terbaik untuk mencetak buku yang punya ratusan halaman, seperti novel atau biografi. Walau tebal, buku masih terasa nyaman dipegang dan tidak membuat tangan cepat pegal.
2. Nyaman di mata
Bookpaper memiliki desain yang bisa memberikan kenyamanan maksimal untuk kesehatan mata pembaca. Warna dasar krem pada kertas ini membantu mengurangi ketegangan mata, sehingga kita dapat membaca dalam waktu lama tanpa cepat merasa lelah.
Di samping itu, tekstur permukaannya yang matte atau tidak mengkilap mampu menyerap pantulan cahaya matahari atau lampu dengan baik. Dengan begitu, halaman buku tetap jelas terbaca dan tidak membuat silau mata.
3. Memiliki aroma khas
Kelebihan kertas bookpaper selanjutnya yaitu memiliki aroma unik saat kita hirup. Aroma yang berasal dari degradasi kimiawi tersebut memberikan keunikan tersendiri yang tidak dapat kita jumpai pada jenis kertas lain yang berwarna putih.
Selain menciptakan sensasi dan pengalaman membaca yang lebih berkesan, aroma lembut ini juga memberikan nuansa nostalgia saat membalik setiap halaman. Jadi, setiap membaca buku berbahan bookpaper, pembaca larut dalam kenangan dan kenyamanan yang tidak bisa digantikan oleh buku digital.
Apa Kekurangan Kertas Bookpaper?

Berikut adalah 2 kekurangan kertas bookpaper yang perlu kita ketahui.
1. Cepat menguning
Bookpaper memang memiliki warna yang cenderung gelap, tapi lama-kelamaan akan menjadi semakin gelap dan muncul bercak kuning atau coklat. Proses perubahan warna pada bookpaper terjadi lebih cepat daripada kertas putih standar seperti HVS.
Hal ini dapat terjadi karena proses oksidasi kandungan lignin pada kertas sekaligus reaksi terhadap kelembaban udara yang mengakibatkan jamur tumbuh subur. Beberapa cara yang bisa kita terapkan untuk meminimalisir efek ini yaitu dengan:
- Menyimpan buku di tempat yang kering;
- Menjauhkan buku dari paparan sinar matahari langsung;
- Jangan menumpuk buku terlalu banyak;
- Menyusun buku secara vertikal (tegak);
- Memasang sampul plastik.
2. Kurang berwarna
Kertas bookpaper kurang pas untuk mencetak ilustrasi atau gambar yang penuh dengan warna. Sebab, kertas ini memiliki serat dan daya serat yang cukup tinggi terhadap tinta cetak.
Tidak hanya membuat hasil cetak tampak lebih redup, daya serap kertas bookpaper juga membuat gambar tidak secerah atau setajam seperti file desainnya. Jika kalian ini mencetak gambar, foto, atau ilustrasi lebih baik menggunakan kertas Art Carton atau Art Paper.
Apa Perbedaan Bookpaper dengan Jenis Kertas Lain?
Berikut adalah tabel yang berisi penjelasan ringkas tentang perbedaan bookpaper dengan jenis kertas lain yang ada di pasaran.
Jenis Kertas | Karakteristik | Gramatur | Kegunaan Utama | Catatan |
| Art Paper | Halus dan licin | 85-150 gsm | Brosur, poster, flyer, dan katalog pakaian | Kurang cocok untuk buku tebal karena tintanya mudah luntur. |
| Matte Paper | Halus, licin, tapi tidak mengilap (doff) | 85-150 gsm | Isi majalah atau tabloid | Warna sedikit lebih redup/gelap daripada Art Paper. |
| Art Carton | Halus, licin, dan tebal | 190-400 gsm | Cover buku | Bahan tebal dan kokoh, kurang tepat untuk isi majalah atau brosur. |
| Linen Jepang | Tekstur menyerupai simbol tagar (#) | 150-250 gsm | Sertifikat, kartu nama, undangan, dan kartu ucapan | Memiliki tampilan mewah dan tekstur unik saat kita sentuh. |
| HVS | Bersih, sedikit kasar, warna putih bersih | 60-100 gsm | Dokumen, surat, tugas kuliah, fotokopi, dan buku | Mudah kita temukan di pasaran dan toko alat tulis. |
FAQ Seputar Kelebihan dan Kekurangan Kertas Bookpaper
Di bawah ini merupakan beberapa pertanyaan sekaligus jawaban yang berkaitan dengan keunggulan serta kekurangan kertas bookpaper.
Q1: Apa kelemahan kertas bookpaper yang paling terasa?
Selain tidak cocok untuk mencetak dokumen yang penuh gambar warna-warni, jika terkena air, kertas bookpaper juga mudah rusak atau berubah bentuk karena daya serapnya yang tinggi.
Q2: Apakah bookpaper sama dengan kertas koran?
Tidak sama, kertas koran memiliki kualitas yang lebih rendah, buram, tipis, dan cepat menguning serta rapuh. Bookpaper punya desain khusus untuk buku terbitan resmi yang kualitas serat dan warnanya jauh lebih halus sekaligus tahan lama.
Q3: Teknik cetak apa yang cocok untuk kertas bookpaper?
Bookpaper sangat ideal untuk mencetak dokumen atau buku yang penuh dengan teks hitam putih (monokrom), baik dicetak dengan teknologi offset atau digital. Namun, tidak disarankan untuk mencetak dokumen full colour dengan ketebalan tinta yang sangat tinggi (heavy ink coverage).
Nah, itulah paparan mengenai kelebihan dan kekurangan kertas bookpaper yang perlu kita ketahui dan pahami. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman terkait jenis-jenis kertas yang biasa dipakai untuk mencetak buku semakin bertambah, ya! Tetap semangat dan selamat berkarya!






