
Podcast Kataloka episode 43 telah release dengan topik dan narasumber yang sangat istimewa. Tema kali ini terkait dengan menulis sebagai ruang refleksi dan pemulihan diri.
Dengan pemateri dari sosok hebat Kak Mia Ramadhini, seorang penulis dan juga pekerja di bidang kesehatan lebih tepatnya sebagai apoteker. Background beliau yang demikian mengantarkannya pada terciptanya karya dan empati yang luar biasa.
Daftar isi
TogglePodcast Kataloka Episode 43: Manfaat dan Cara Memanfaatkan Menulis sebagai Ruang Refleksi dan Pemulihan Diri
Okay, tanpa berlama-lama inilah berbagai hal terkait podcast Kataloka episode empat puluh tiga:
Mengenal Lebih Dekat Sosok Mia Ramadhini
Kak Mia Ramadhini adalah seorang tenaga teknis kefarmasian yang memiliki kecintaan pada dunia menulis. Di tengah kesibukannya bekerja di bidang kesehatan, ia tetap meluangkan waktu untuk menuangkan ide, pemikiran, dan perasaannya ke dalam tulisan.
Artikel yang sesuai:
Baginya, menulis menjadi cara untuk berbagi cerita dan makna kehidupan. Perjalanan karier Kak Mia dimulai sebagai asisten apoteker dan terus berkembang hingga saat ini dipercaya sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian di Tzu Chi Hospital.
Pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran tentang kepedulian, ketelitian, dan pentingnya melayani sesama. Nah, di dunia kepenulisan, Kak Mia telah menerbitkan buku pertamanya yang berjudul Manusia dan Jejak Tuhan di Baliknya. Melalui karya-karyanya, ia berharap dapat menemani pembaca dan mengajak mereka melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih dalam.
Ia juga aktif berbagi tulisan melalui media sosial dengan nama @penyairabad21. Bagi Kak Mia Ramadhini, menulis bukan sekadar hobi, tetapi juga cara untuk menyampaikan gagasan, menyebarkan kebaikan, dan meninggalkan jejak yang bermakna bagi orang lain. Oh, iya buku pertama dari Kak Mia ini terbit di Detak Pustaka
Detail Buku Karya dari Kak Mia Ramadhini
Nah, inilah detail karya luar biasa dari Kak Mia:
Judul: Buku Manusia dan Jejak Tuhan di Baliknya
Sinopsis: Buku ini berisi renungan tentang makna perjalanan hidup menjadi manusia—dari jatuh cinta yang dirasakan, kebahagiaan, hingga rasa syukur dan kehilangan yang membentuk diri. Melalui refleksi sehari-hari, renungan spiritual, serta beberapa kutipan ayat dan kisah nabi, penulis mengajak kita merenungkan makna hidup sekaligus menanamkan rasa syukur dalam diri.Rasa syukur itulah yang mengingatkan kita bahwa di tengah kehidupan dengan segala lika-likunya, selalu ada Tuhan yang membersamai kita, dengan segala kehendak-Nya.
Jumlah halaman: 129
Harga normal: Rp47.000,00
Link pembelian: Beli buku Manusia dan Jejak Tuhan di Baliknya.
Menengok Isi Podcast Kataloka Episode 43: Manfaat dan Cara Memanfaatkan Menulis sebagai Ruang Refleksi dan Pemulihan Diri
Nah, dalam podcast kali ini seperti yang sudah kamu utarakan di awal akan fokus membahas hal-hal terkait bagaimana memanfaatkan serta manfaat menulis sebagai ruang refleksi dan pemulihan diri. Dalam kesempatan ini Kak Mia juga berbagi tentang pentingnya menghargai diri sendiri serta cara untuk mewujudkannya.
Untuk lebih detailnya bisa langsung kamu tonton podcast nya dengan klik link berikut: Podcast Kataloka Episode 43: Manfaat dan Cara Memanfaatkan Menulis sebagai Ruang Refleksi dan Pemulihan Diri. Selamat menonton dan ambil ilmu sebanyak-banyaknya!






