Skill Kepenulisan yang Harus Dimiliki Seorang Penulis

Skill Kepenulisan yang Harus Dimiliki Seorang Penulis

Skill Kepenulisan – Bagi orang Awam, menjadi seorang penulis itu mudah, hanya merangkai kata menjadi kalimat panjang yang akan dibaca orang lain. Faktanya, menulis atau menjadi penulis tidak semudah yang dibayangkan, apalagi jika ingin menjadi penulis profesional atau penulis yang punya banyak karya dan dikagumi orang.

Setiap orang dapat menjadi penulis yang handal asalkan mengetahui hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam menulis. Skill Kepenulisan dan keterampilan penting dan harus dimiliki dan dikembangkan oleh seorang penulis.

Skill Kepenulisan untuk Seorag Penulis

Karena itu, di bawah ini kami sajikan artikel yang membahas beberapa skill untuk para penulis agar membuat karya tulis terbaik.

Tata Bahasa yang Baik dan Benar

Bukan sekedar tulisan biasa, untuk menjadi penulis profesional kamu harus mengetahui penggunaan tata bahasa yang benar. Mulai dari penggunaan tanda baca seperti titik dan koma, penggunaan huruf kapital, judul tulisan, diksi dan yang lainnya.

Hal ini sangat penting untuk dikuasai oleh seorang penulis agar tulisannya lebih rapi dan mudah dipahami oleh pembaca. Dalam tata bahasa Indonesia, jenis-jenis kalimat telah diatur dan dimasukkan ke dalam beberapa kategori yang dapat kita pelajari untuk mempermudahnya.

Berdasarkan Pengucapan

  • Kalimat langsung

Merupakan jenis kalimat yang meniru kata-kata orang lain dengan cermat. Biasanya ditulis dengan 2 tanda petik, kalimat langsung tidak hanya berupa pernyataan tetapi bisa juga berupa kalimat perintah dan kalimat tanya.

  • Kalimat tidak langsung

Merupakan jenis kalimat yang berubah dari kalimat langsung yang awalnya menggunakan tanda kutip menjadi bentuk kalimat yang tidak menggunakan tkamu kutip.

Berdasarkan Jumlah Frase

  • Kalimat tunggal

Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu pola atau klausa, yang terdiri dari subjek dan predikat. Kalimat tunggal juga menjadi kalimat yang paling sederhana. Dan jenis kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai predikat juga bisa dikatakan kaliat tunggal. Kalimat tunggal sederhana ini dapat dirunut berdasarkan pola pembentukannya. Contoh: Ari Menyapu, Ibunya cantik sekali, Ada tiga jendela.

  • Kalimat majemuk

Jenis kalimat selanjutnya adalah kalimat majemuk. Kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki dua atau lebih pola kalimat (klausa). Adanya klausa utama dan klausa bawahan juga disebut kalimat majemuk. Cara membedakan antara anak dan kalimat utama adalah dengan melihat letak konjungsi atau kata penghubungnya. Konjungsi hanya ditemukan dalam klausa bawahan.

  • Kalimat majemuk setara

Kalimat majemuk setara adalah gabungan dari dua atau lebih kalimat tunggal yang sejajar atau sama kedudukannya.

  • Kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk adalah gabungan dari dua atau lebih kalimat tunggal dengan posisi yang berbeda. Subklausa muncul karena perluasan pola yang terdapat dalam kalimat utama. Berdasarkan konjungsinya, kalimat majemuk bertingkat terdiri dari 10 macam.

  • Kalimat majemuk campuran

Kalimat majemuk campuran adalah jenis kalimat majemuk yang merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat. Pembentukan kalimat minimal terdiri dari 3 kalimat.

  • Kalimat majemuk rapatan

Kalimat majemuk adalah gabungan dari beberapa kalimat tunggal yang memiliki subjek, predikat, atau objek yang sama.

Komunikasi

Meskipun menulis dalam bentuk tulisan, keterampilan komunikasi yang baik harus dimiliki oleh seorang penulis. Komunikasi dalam hal ini berkaitan dengan bagaimana seorang penulis mampu menyampaikan ide-ide tulisannya kepada pembaca.

Penulis harus memiliki kemampuan berkomunikasi, agar pesan dalam tulisannya dapat tersampaikan secara efektif dan mudah diterima oleh pembaca. Untuk mengkomunikasikan tulisan agar mudah diterima dan dipahami, seorang penulis harus menyasar pembaca tulisannya.

Berpikir kreatif

Untuk menghasilkan tulisan yang menarik, seorang penulis harus mampu berpikir kreatif. Penulis perlu berpikir kreatif untuk menemukan kata-kata yang akan digunakan agar tulisan lebih bervariasi, tidak monoton, dan tidak membosankan. Selain merangkai kata, pemikiran kreatif juga dibutuhkan untuk menemukan dan menghasilkan ide tulisan yang ingin dibuat.

Dalam dunia kepenulisan, pemikiran kreatif diperlukan untuk menciptakan inovasi baru, dalam mengembangkan kualitas dan kuantitas produk baru sehingga dapat menarik minat konsumen.

Sedangkan dalam dunia pendidikan, berpikir kreatif juga sangat penting bagi setiap guru untuk membentuk cara-cara mengajar yang kreatif agar setiap materi yang disajikan mudah dipahami siswa dan tentunya tidak membosankan serta tetap menyenangkan.

Melakukan Riset

Riset merupakan salah satu tahapan penting dalam menulis, salah satunya dalam menulis novel. Cerita dalam novel akan terasa kurang menarik dan berkesan jika penelitian tidak dilakukan dengan baik dan mendalam.

Hal ini dikarenakan untuk menghasilkan tulisan yang informatif diperlukan riset yang mendalam. Seorang penulis yang baik harus dapat melakukan penelitian dengan menggunakan berbagai sumber yang kredibel, terutama jika tingkat kesulitan topiknya cukup tinggi.

Meskipun sumber ide tulisan kamu berasal dari pengalaman kamu sendiri, penelitian juga diperlukan untuk memberikan informasi tambahan yang dapat memperkaya tulisan kamu.

Tau Mengedit

Selain merangkai kata agar menarik minat pembaca, seorang penulis juga harus tau cara mengedit hasil karya-nya sendiri. Kamu harus memahami penggunaan tata bahasa yang benar, bahkan hingga penempatan tanda baca seperti koma dan titik.

Namun, penyuntingan yang dimaksud dalam poin ini tidak terbatas pada tata bahasa saja. Kamu juga harus memiliki kemampuan untuk mengedit sebuah tulisan agar mudah dibaca, sekaligus memikirkan target audiens.

Namun kalian bisa menggunakan editor untuk mereview naskah atau tulisan yang telah kalian karang. Pada tahap ini, editor biasanya akan membaca hasil tulisan dari awal hingga akhir dan menkamui bagian-bagian yang perlu direvisi.

Maka tidak heran jika editor adalah seseorang dengan tingkat kritis yang tinggi agar hasil karya yang kamu buat bagus dan tidak ada typo. Sehari setidaknya luangkan waktu untuk membaca buku, menonton berita di TV atau info di internet.

Ini akan memperluas kosakata kamu dan memberi tahu kamu tentang informasi yang sedang tren saat ini. Ingatlah bahwa kamu menulis untuk tujuan dibaca oleh orang lain, jadi pastikan apa yang kamu tulis menarik.

Simpan Karyamu

Temukan buku catatan untuk menyimpan semua tulisan kamu. Dengan begitu kamu dapat melihat kembali apa yang telah kamu tulis dan kemajuan apa yang telah kamu buat.

Kamu dapat memilih blog untuk menyimpan semua karya yang mungkin telah kamu kirimkan dan publikasikan. Bagi yang belum dimuat, sebaiknya simpan di tempat yang lebih pribadi. Ingat ide itu mahal, kamu tidak ingin orang lain mencuri tulisan kamu, bukan?

Penutup

Intinya jangan mudah menyerah, jika karyamu belum berhasil dibaca banyak orang. Coba tulis yang lain dan kirim lagi serta terus asah Skill Kepenulisan kamu. Belum dibaca banyak orang bukan berarti tulisanmu jelek. Siapa tahu tidak cocok dengan media yang kamu kirim. Mungkin isinya tidak sesuai dengan misi dan visi media terus tingkatkan tulisan kamu dari hari ke hari.

Tinggalkan Komentar