Pahami Perbedaan Antara Prakata, Sambutan, dan Kata Pengantar

Pahami Perbedaan Antara Prakata, Sambutan, dan Kata Pengantar

Pada bagian awal sebuah bahan bacaan, kamu pasti selalu menemukan sebuah pembuka baik itu berupa kata prakata, sambutan, ataupun kata pengantar. Hal tersebut memiliki fungsi umum yaitu sebagai sapaan atau pembuka yang penulis sampaikan. Namun, tahukah kamu bahwa ada perbedaan antara prakata, sambutan, dan kata pengantar?

Pahami Perbedaan Antara Prakata, Sambutan, dan Kata Pengantar

Mayoritas orang masih menganggap ketiga komponen tersebut sama, tetapi padahal ketiganya memiliki arti dan peruntukan yang berbeda. Untuk menambah wawasan kamu, yuk simak penjelasannya di bawah ini. 

Kata Pengantar

Kata pengantar merupakan bentuk kerangka tulisan yang berisi ungkapan dari penulis mengenai karya tulis yang ia buat sebelum pembaca masuk ke dalam inti karangan. Kata pengantar biasanya digunakan untuk menampilkan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas pihak yang telah membantu dan terlibat dalam penyelesaian karya tersebut.

Penulis bagian ini cukup simpel dan tidak terlalu mendetail. Sebab sifatnya hanya sebatas memberikan gambaran kepada calon pembaca. Kata pengantar dapat ditulis oleh penulis itu sendiri maupun orang lain (contohnya pihak penerbit). berikut ini ciri-ciri kata pengantar yang perlu kamu ketahui : 

  1. Berisi ucapan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa 
  2. Penjelasan mengenai tujuan pembuatan karya 
  3. Penjelasan mengenai pelaksanaan suatu karya 
  4. Menyebutkan pihak-pihak yang terkait dalam penulisan karya 

Kata pengantar terdiri dari 3 bagian yaitu pembuka (berisi ucapan syukur dan terima kasih dari penulis), menyampaikan isi (berisi sedikit informasi mengenai karya), dan penutup (berisi permohonan maaf dan permintaan kritik dan saran). 

Prakata

Prakata merupakan ungkapan hati dari penulis mengenai proses penulisan karyanya. Prakata hanya bisa ditulis oleh penulis karya itu sendiri, tanpa adanya campur tangan orang lain. Fungsi dari prakata adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai uraian yang terdapat dalam karya. 

Penulisan prakata tidak boleh melebihi dua halaman, akan lebih baik jika hanya dibuat dalam satu halaman. Isi yang biasanya disampaikan penulis dalam prakata adalah ucapan terima kasih. Ucapan ini tidak boleh disampaikan lebih dari lima ucapan sebab esensi dari penulisan prakata dapat hilang. 

Prakata memiliki empat bagian utama yang terdiri dari ucapan syukur, kelebihan buku, ucapan terima kasih, dan permohonan maaf atau harapan penulis.

Sambutan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sambutan adalah unsur bahasa yang dituliskan atau diucapkan sebagai perwujudan pikiran dan perasaan yang digunakan dalam berbahasa. Sambutan lebih mirip dengan pidato. Kebanyakan sambutan dilakukan secara lisan dalam sebuah acara yang bertujuan untuk menyambut para tamu dan memulai sebuah acara. 

Adapun ciri-ciri sambutan yang perlu kamu ketahui, antara lain :

  1. Menurut ragam bahasa tulis, sambutan berada di awal teks sebelum masuk dalam inti pembahasan
  2. Berisi ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pengunjung 
  3. Memberikan motivasi dan pesan tersirat 
  4. Pada umumnya disampaikan pada acara formal maupun semi formal

Persamaan Prakata, Sambutan, dan Kata Pengantar

Persamaan yang terdapat pada tiga komponen di atas adalah baik prakata, sambutan, dan kata pengantar semuanya digunakan untuk membuka dan mengawali sebuah karya. Isi antara tiga komponen tersebut juga mirip yaitu berupa ucapan terima kasih kepada pembaca.

Perbedaan Prakata, Sambutan, dan Kata Pengantar 

Perbedaan dari ketiga komponen tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek. Prakata dan kata pengantar dapat dibedakan dari pihak yang menulisnya. Prakata hanya dapat ditulis oleh penulis karya itu sendiri, sedangkan kata pengantar dapat ditulis oleh penulis dan juga pihak yang membantunya. 

Perbedaan antara prakata dan kata pengantar juga dapat dilihat dari bagiannya. Prakata terdiri dari empat bagian yaitu ucapan syukur, kelebihan buku, ucapan terima kasih, dan permohonan maaf penulis.Sedangkan kata pengantar terdiri dari tiga bagian yang berisi pembuka, penyampaian isi, dan penutup.

Selain itu perbedaan antara prakata dan kata pengantar dengan sambutan adalah sambutan lebih banyak digunakan secara lisan, sedangkan prakata dan kata pengantar lebih banyak digunakan dalam penulisan karya. 

Nah, sekian informasi yang dapat saya sampaikan kepada kamu mengenai perbedaan antara prakata, sambutan, dan kata pengantar. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kamu.

Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *