Pengertian Fabel, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya, Cari Tahu Di Sini!

Pengertian Fabel

Suatu hasil penelitian pada bidang pendidikan menunjukan bahwa fabel sangat efektif dalam penanaman karakter anak. Fabel merupakan salah satu bagian karya sastra imajinatif. Pengertian Fabel berasal dari bahasa Latin fabula yang aslinya memiliki arti sama dengan mitos di dalam bahasa Yunani.

Pengertian Fabel

Fabel merupakan jenis sastra cerita yang menampilkan hewan yang berperilaku dan berbicara seperti seorang manusia. Di dalam cerita fabel, kadang juga menyelipkan karakter minoritas berupa manusia atau tumbuh-tumbuhan.

Menulis karya sastra selalu menarik perhatian karena menceritakan kehidupan manusia yang paling dalam. Fabel merupakan salah satu karya sastra yang berbentuk fiksi ditulis dari pemikiran dan perasaan pengarang yang diungkapkan dalam karya yang ditujukan untuk anak-anak.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian fabel adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang dan berisi mengenai pendidikan moral dan budi pekerti. Sedangkan pengertian pada Kamus Oxford, pengertian fabel adalah cerita pendek, binatang menjadi tokohnya untuk menyampaikan nilai dan norma.

Nilai pesan moral pada fabel biasanya digambarkan dari sifat-sifat jelek manusia melalui simbol-simbol binatang dengan tujuan agar pembaca menghindari sifat buruk tersebut. Tak hanya sifat buruk, cerita fabel juga disampaikan dengan peran tokoh binatang yang bersifat jujur, sopan, pintar, dan senang bersahabat.

Fabel tidak hanya ditujukan untuk anak-anak tetapi orang dewasa juga. Binatang di dalam pengertian fabel dianggap mampu mewakili karakter yang dimiliki manusia. Sehingga binatang di dalam fabel diceritakan mampu bertindak seperti manusia, tetapi tidak menghilangkan karakter binatang aslinya.

Dengan demikian, pengertian fabel adalah sebuah cerita fiksi yang berupa dongeng dan menceritakan atau menyampaikan mengenai budi pekerti manusia yang digambarkan pada binatang. Di dalam fabel, tokoh utamanya adalah hewan yang jinak dan hewan yang liar. Sebagai tujuan penulis dapat memengaruhi pembaca agar mendapatkan suatu nilai norma.

Ciri-Ciri Fabel

Berdasarkan pengertian fabel diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa cerita fabel tidak sepenuhnya bersifat sebagai cerita rekaan belaka. Karena cerita fabel termasuk ke dalam bentuk salah satu karya sastra prosa. Bentuk dari karya sastra prosa biasanya dibuat sebagai bentuk representasi dari kehidupan manusia dalam bentuk yang berbeda.

Pada cerita fabel bisa dipastikan merupakan bentuk implementasi dari kehidupan manusia secara nyata ke dalam bentuk khayalan. Beberapa bentuk penerapan dalam sebuah cerita fabel biasanya berangkat dari aktivitas atau pola pikir manusia. Berikut ciri-ciri cerita fabel:

  • Fabel memakai tokoh dari para binatang.
  • Watak tokoh para binatang cerminan dari watak manusia, binatang pada cerita bisa berbicara.
  • Nilai moral dan dijadikan suatu pendidikan karakter biasanya berhubungan dengan atau mencerminkan masalah budaya yang akan mengena bagi semua orang.
  • Memiliki rangkaian peristiwa tentang kejadian sebab-akibat yang alurnya maju untuk mencapai puncak atau akhir cerita.
  • Penggunaan latar alam seperti hutan, sungai, kolam, dan lainnya.
  • Ciri bahasa yang digunakan dalam fabel adalah kalimat naratif/peristiwa, kalimat langsung yaitu dialog para tokoh, dan kata sehari-hari dalam situasi tidak formal atau bahasa percakapan.

Manfaat Fabel

Penggunaan binatang sebagai contoh serta tokoh dalam cerita fabel memiliki karakter positif menggambarkan sifat manusia, seperti suka menolong, rajin, sopan, dan jujur. Sedangkan, tokoh hewan yang memiliki karakter negatif akan digambarkan sebagai bentuk manusia dengan sifat seperti suka mencuri, culas, hingga sombong.

Cerita fabel termasuk ke dalam karya fiksi yang menggambarkan kehidupan manusia, tetapi memiliki tokoh dengan bentuk hewan. Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari aktivitas membaca cerita fabel. Pembaca lebih mudah untuk memahami sifat dan karakter orang-orang di sekitarmu.

Fabel dapat dijadikan sebagai sarana yang efektif untuk menggali nilai-nilai moral untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan cerita fabel berisi banyak sekali pesan moral yang disusun untuk menyajikan makna positif kepada para pembaca.

Bagaimana tertarik menulis fabel? Tidak sulit, bukan? Tetap semangat menulis karyamu semoga tulisan ini bermanfaat.

Tinggalkan Komentar