Mengenal QRSBN: QR Code Standard Book Number

Mengenal QRSBN: QR Code Standard Book Number

QRSBN atau QR Code Standard Book Number, merupakan aplikasi untuk pemberi identifikasi dengan QR Code. Penggunaan QRSBN ini sebagai pemberi informasi unik secara internasional terhadap satu buku maupun produk seperti buku yang diterbitkan oleh penerbit.

Setiap buku tentu saja memiliki nomor identifikasi QRSBN yang berbeda-beda. Identifikasi yang berbeda tersebut memungkinkan pemasaran produk menjadi lebih efisien bagi toko buku, perpustakaan, universitas maupun distributor.

Mengenal QRSBN: QR Code Standard Book Number

Lalu apakah QRSBN sama dengan ISBN? Kita bisa mengatakannya sama, tapi juga berbeda. Untuk detail lengkapnya silakan menyimak uraian di bawah ini:

Awal Mula Penggunaan QRSBN

Untuk mengenal QRSBN, maka kita juga perlu tahu awal mula kemunculannya. Melansir Edusiana, inovasi penggunaan QRSBN muncul karena adanya pembatasan dan perubahan regulasi penggunaan ISBN.

Di mana penggunaan ISBN hanya diperuntukkan untuk buku yang dijual untuk umum. Terutama buku yang memiliki nilai komersil, untuk lebih lengkapnya kamu bisa baca di sini.

Sedangkan jenis buku hasil karya tulis literasi, monograf, dan karya yang berlaku di internal tidak bisa mendapatkan ISBN dari Perpusnas RI. Sebab karya tersebut calon pembacanya terbatas, bukan untuk masyarakat umum.

Dengan demikian untuk memudahkan penulis menerbitkan karya, maka bisa menggunakan QRSBN. QRSBN akan menampilkan hasil pindai berupa informasi buku yang sudah diterbitkan. Maka bisa dibilang secara fungsi QRSBN ini sama dengan ISBN.

Mengenal Fungsi QRSBN

Berikut adalah fungsi dari QRSBN:

1. Memberikan identitas pada buku

Dengan menggunakan QRSBN buku yang diterbitkan oleh penerbit akan memiliki identitas. Tentunya kode yang diberikan ini akan unik atau beda dengan judul buku lainnya. Sebab setiap buku memiliki identitasnya masing-masing.

2. Memperlancar arus distribusi

Dengan kode unik yang dimiliki oleh setiap buku dalam bentuk QRSBN maka suatu buku akan mudah dikenali. Dengan demikian maka proses distribusi menjadi lancar. Sebab dapat mencegah terjadinya kesalahan dalam pemesanan buku.

3. Sebagai sarana promosi bagi penerbit

Informasi pencantuman QRSBN ini berlaku secara internasional, dengan demikian dapat digunakan sebagai sarana promosi bagi penerbit.

4. Memberi nilai tambah bagi dunia pendidikan

Dengan buku yang telah memiliki kode QRSBN ini dapat memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan seperti guru dan dosen untuk keperluan angka kredit.

Terbitan yang dapat diberikan QRSBN

Berikut adalah beberapa produk terbitan yang bisa menggunakan QRSBN:

  1. Buku Cetak
  2. E-book
  3. EPUB
  4. Audio Visual

Pencantuman atau Penulisan QRSBN

Melansir Qrsbn, pencantuman QRSBN ditulis dengan menggunakan huruf cetak yang jelas dan mudah dibaca. Penulisan kata “QRSBN” menggunakan huruf besar semua dan berada di paling depan.

Setelah penulisan kata “QRSBN”, selanjutnya adalah penulisan angka pengenal negara, pengenal penerbit, pengenal judul dan angka pemeriksa. Di mana antar kode pengenal tersebut dibatasi dengan tanda penghubung (-). Contohnya adalah berikut ini: QRSBN 62-0123-01234-9

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui untuk mengenal QRSBN. Dapat kita lihat bahwa QRSBN ini hampir sama dengan ISBN, yaitu sama-sama sebagai identifikasi buku yang berlaku secara internasional.

Dalam proses pengajuannya pun sama-sama hanya bisa dilakukan oleh penerbit. Artinya kamu tidak bisa memperoleh kode identifikasi ini secara perorangan.

Lalu buku yang kamu tulis tergolong memakai identifikasi buku yang mana, nih? Apakah cukup menggunakan QRSBN atau ISBN? Apapun kode identifikasi yang akan kamu gunakan nanti, pastikan naskah bukumu telah rampung, ya!

Tinggalkan Komentar