Cara Mendeteksi Plot Hole di Cerita Novel yang Kamu Tulis

Cara Mendeteksi Plot Hole di Cerita Novel yang Kamu Tulis

Mendeteksi plot hole di cerita novel penting untuk diketahui caranya. Plot hole adalah perusak sebuah cerita di novel. Keberadaannya tidak disengaja dan bahkan terkadang tidak disadari oleh penulis sendiri.

Plot hole memiliki beberapa jenis, mulai dari plot hole faktual, plot hole kontinuitas dan lain sebagainya yang bisa kamu lihat di sini. Beberapa contoh jenis plot hole tersebut harus dimusnahkan dari cerita yang kamu tulis.

Cara Mendeteksi Plot Hole di Cerita Novel yang Kamu Tulis

Nah, caranya adalah mendeteksi sejak dini. Artinya sebelum naskah kamu kirim ke penerbit, kamu harus mengetahui ada plot hole atau tidak. Jika ada, maka perbaiki naskah cerita tersebut.

Sebelum kami membahas cara mendeteksinya, terlebih dahulu kami akan memaparkan cara meminimalisir terjadinya plot hole. Setelah itu, kami akan memaparkan cara mendeteksi plot hole pada draf novel yang kamu tulis.

Cara Meminimalisir Terjadinya Plot Hole

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu pakai untuk meminimalisir plot hole di cerita yang kamu tulis.

1. Riset yang mendalam

Riset akan membantu agar tidak terjadi plot hole. Terutama untuk jenis plot hole faktual atau fakta.

Riset akan membuat cerita yang kamu tulis jadi logis sehingga menarik dan menginspirasi pembaca. Riset juga meliputi banyak hal, untuk lebih lengkapnya mengenai riset untuk menulis novel silakan klik di sini.

2. Buatlah outline tulisan

Cara kedua yaitu membuat kerangka tulisan atau cerita. Dengan membuat outline kamu pasti sudah tahu plot yang benar seperti apa. Sehingga kamu tidak keluar dari plot yang di awal sudah kamu tentukan.

3. Buat catatan tentang detail karakter tokoh

Kamu perlu membuat catatan tentang tokoh atau karakter dengan detail. Seperti bagaimana rupa fisiknya, bagaimana kepribadiannya, bagaimana keadaan psikologis, dan lain sebagainya.

Bila perlu print detail karakter tokoh tersebut dan tempel di dinding dekat tempatmu menulis. Dengan melakukan ini akan meminimalisir terjadinya plot hole kontradiksi.

4. Baca bab sebelumnya sebelum menulis bab selanjutnya

Ini penting untuk dilakukan setiap sebelum kamu menuliskan bab baru. Agar cerita di bab baru tersebut masih nyambung atau terhubung dengan bab sebelumnya. Dengan demikian plot hole dapat dihindari.

5. Berikan penjelasan yang cukup

Penjelasan yang cukup akan membantu ketika tokoh atau setting terjadi perubahan. Misalnya dari yang awalnya tokoh pendiam tapi tiba-tiba dia begitu berani menjawab pernyataan orang yang menyebalkan.

Padahal dia pendiam, maka berikan narasi yang menjelaskan mengapa dia jadi berani. Misalnya karena dia merasa apa yang diucapkan oleh seseorang tersebut telah melampaui batas atau menyinggung hal sensitif dari tokoh pendiam tersebut.

Cara Mendeteksi Plot Hole di Draft Naskah Novel

Untuk bisa menemukan plot hole, draft naskah perlu dibaca. Dibaca oleh siapa? Boleh dirimu sendiri, boleh juga orang lain. Ketika membacanya harus dengan seksama dan teliti.

1. Apabila dirimu sendiri yang membacanya

Bila kamu sendiri yang membacanya, hilangkan jubahmu sebagai pemilik draft novel tersebut. Berubahlah menjadi seorang pembaca. Dengan demikian perspektifmu dalam menilai tulisan tersebut akan lebih netral.

Netral, yang berarti tidak terlalu mencintai atau menganggap sempurna naskah novelmu tersebut. Pada akhirnya kamu akan lebih mudah menemukan kejanggalan atau plot hole.

2. Meminta bantuan teman atau keluarga

Kamu juga bisa meminta bantuan teman komunitas menulis atau pun keluargamu. Mintalah pendapatnya terhadap novel yang kamu tulis. Apakah ada kejanggalan dari cerita yang terjadi. Apakah ada ketidakkonsistenan dari beberapa komponen ceritanya, dan lain sebagainya.

3. Menyewa jasa beta reader professional

Selain dua cara di atas kamu juga bisa menggunakan jasa pembaca kedua atau beta reader professional. Dengan menggunakan jasa tersebut, naskah novelmu akan jadi lebih baik.

Tidak hanya cacat cerita karena plot hole saja yang diperbaiki, bisa juga tentang prolog cerita dan lain sebagainya. Hasilnya pun akan jauh lebih baik daripada mengandalkan pembaca kedua naskah novel seperti teman menulis atau keluarga.

Karena, jasa beta reader sudah pasti memakai tim profesional layaknya editor. Jadi uang yang kamu keluarkan untuk menyewa jasa tersebut akan terbayarkan dengan draft naskah novel yang semakin lebih baik dan pasti layak untuk terbit. Apabila kamu ingin mengulik lebih lanjut tentang jasa beta reader, silakan klik di sini.

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk meminimalisir terjadinya plot hole. Dan juga cara yang bisa kamu gunakan untuk mendeteksi plot hole di naskah novel yang kamu tulis. Semoga sedikit pemaparan di atas dapat membantu kamu menulis cerita novelmu, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *