Jenis-Jenis Penelitian Beserta Penjelasannya Secara Ringkas

Jenis-Jenis Penelitian Beserta Penjelasannya Secara Ringkas

Pada dasarnya, jenis-jenis penelitian dibagi menjadi 2, yakni penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Artikel ini dapat membantumu untuk mengerjakan skripsi, apabila kamu membutuhkan pengetahuan tentang metode penelitian, tetapi dengan ringkas dan padat.

Jenis-jenis penelitian beserta penjelasannya

Secara umum, jenis penelitian memang terbagi antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Namun, jika mengacu pada metodenya, penelitian memiliki 6 jenis. Diantaranya sebagai berikut :

1. Penelitian Kualitatif

Jenis penelitian yang pertama yakni penelitian kualitatif,  bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis yang mendalam. Proses dan makna yang ditonjolkan dalam penelitian kualitatif ini memiliki landasan teori.

Secara umum, penelitian kualitatif bertujuan memperoleh data utama dari wawancara dan observasi. Teknik pengumpulan datanya  menggunakan triangulasi atau gabungan dan analisis datanya bersifat induktif atau kualitatif.

Penelitian kualitatif ini juga terbagi lagi berdasarkan jenis-jenis penelitian lagi, di antaranya fenomenologi (pengumpulan data melalui observasi partisipan untuk dapat mengetahui fenomena esensial partisipan apa yang ada di dalam hidupnya atau sepanjang pengalaman hidupnya).

Selanjutnya, penelitian grounded theory (Teori abstrak mengenai proses, tindakan, atau interaksi dapat dilakukan dan didapat berdasarkan pandangan partisipan yang diteliti).

Yang ketiga, etnografi (studi terhadap budaya suatu kelompok dalam kondisi yang alamiah dan dilakukan melalui proses observasi dan atau wawancara). Penelitian selanjutnya, yakni studi kasus (memahami secara mendalam alasan suatu fenomena atau kasus tersebut bisa terjadi). 

Yang terakhir adalah penelitian narrative research (melakukan sebuah studi terhadap seseorang individu atau lebih untuk dapat mendapatkan data mengenai sejarah perjalanan kehidupannya yang kemudian disusun menjadi laporan naratif yang kronologis).

2. Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif bisa disebut juga sebagai penelitian yang menggunakan suatu proses pengukuran. Proses pengukurannya dapat memberikan hubungan antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari adanya hubungan kuantitatif.

Tujuan  penelitian kuantitatif, agar peneliti dapat menguji dan membuktikan hipotesis yang telah dibuat atau ditetapkan. Sama seperti penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif juga dibagi menjadi beberapa jenis-jenis penelitian.

Yang pertama, metode survei (digunakan untuk mendapatkan suatu data yang terjadi, baik pada masa lampau atau saat ini mengenai keyakinan, pendapat, karakteristik, dan hubungan variabel yang dapat digunakan untuk menguji beberapa hipotesis).

Yang kedua, metode eksperimen (digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel independen yang berupa treatment atau perlakuan terhadap hasil atau variabel dependen dan kondisi yang tak terkendalikan).

3. Penelitian Empiris

Empiris memiliki arti pengalaman. Merupakan metode penelitian atau pengumpulan data yang dilakukan secara logis untuk dapat mendapatkan jawaban dari pertanyaan atau masalah yang diajukan.

Pengumpulan datanya diambil dari data-data lapangan sebagai sumber data utama, seperti  hasil wawancara dan juga hasil observasi. Maksud dari arti pengalaman, penelitian ini datanya berdasarkan pengalaman kejadian narasumber. 

4. Penelitian Campuran

Sesuai dengan kata campuran, peneliti menggunakan atau kolaborasi antara penelitian kualitatif, dan kuantitatif. Nantinya, hasil analisis yang sudah kamu kerjakan, harus mengumpulkan dan menganalisis dua jenis data.

Ini berfungsi untuk mengeksplorasi pandangan partisipan melalui penelitian kualitatif yang kemudian digunakan untuk menganalisis suatu sampel yang luas dengan penelitian kuantitatif.

 5. Penelitian Eksperimen

Merupakan kegiatan pengumpulan data, pengolahan data, analisis, dan penyajian yang dilakukan dengan metode percobaan yang bersistem dan terencana untuk membuktikan kebenaran suatu teori dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk mengetahui sebab-akibat yang tercipta antarvariabel.

Empat faktor utama di dalam penelitian eksperimen, yaitu hipotesis, variabel independen, variabel dependen, dan subjek. Dalam penelitian ini, peneliti akan meneliti bagaimana pengaruh suatu perlakuan terhadap sebuah variabel, lalu membandingkan dengan variabel yang lain dengan perlakuan yang berbeda.

6. Penelitian Deskriptif

Menggunakan metode penelitian yang dalam proses pengumpulan datanya memungkinkan peneliti untuk dapat menghasilkan deskripsi mengenai fenomena sosial yang diteliti. Tujuan adanya penelitian deskriptif adalah untuk mendeskripsikan, kemudian menjelaskan, dan memvalidasi data atau temuan dari penelitian.

Setelah membaca penjelasan di atas, kamu ingin meneliti menggunakan jenis dan metode apa? kalau masih bingung, yuk komentar di bawah!

Tinggalkan Komentar