Pahami 9 Jenis Copywriting Sebelum Lanjut Membuat Sebuah Copy

Pahami 9 Jenis Copywriting Sebelum Lanjut Membuat Sebuah Copy

Sebelumnya kami telah menguraikan hal-hal terkait copywriting secara umum. Mulai dari struktur dan proses pembuatan copywriting dari mulai menerima creative brief sampai menjadi sebuah copy. Untuk membacanya lebih detail silahkan klik di sini.

Setelah kamu mengetahui gambaran umum tentang copywriting, maka tiba saatnya untuk tahu terkait jenisnya.

Pahami 9 Jenis Copywriting Sebelum Lanjut Membuat Sebuah Copy

Mengapa jenis copywriting penting untuk kamu ketahui? Karena setiap jenisnya memiliki detail struktur, dan tujuan yang berbeda pula.

Apa sajakah jenis copywriting? Silahkan menyimak pada pembahasan berikut ini.

Berikut adalah sembilan jenis dari copywriting atau naskah iklan.

1. Brand Copywriting

Merupakan jenis copywriting berupa cara bagaimana identitas dan citra suatu merek atau brand dan perusahaan dikenal oleh konsumen.
Berfokus tentang bagaimana membuat konsumen merasa lebih positif tentang perusahaan dan produknya.

Copywriting jenis ini bersifat jangka panjang, artinya hasil tidak bisa diterima langsung (tidak langsung terjadi transaksi jual beli). Namun, bagaimana suatu brand tersebut dapat mengena dan berada di hati konsumen, konsumen langsung mengingat produk tersebut ketika membutuhkan produk sejenisnya.

Melansir Brafton, citra dan identitas produk bisa datang dalam bentuk logo, jingle, frase atau ciri kepribadian merek. Sebagai contohnya, dapat kamu lihat jingle Sari Roti “Sari roti, roti sari roti” (refleks sambil bernyanyi ketika membacanya hehe … )

2. Marketing Copywriting

Copywriting pemasaran bersifat promosi. Promosi bagaimana suatu produk bisa dibeli.

Tujuannya adalah bagaimana agar suatu produk dapat terjual ke pelanggan potensial. Jadi copywriting jenis ini bersifat jangka pendek.

Copywriting pemasaran dapat dalam bentuk:

  • Iklan bergambar.
  • Video Youtube.
  • Iklan radio.
  • Iklan TV.
  • Selebaran.
  • Baliho.
  • Stiker bermerek.
  • Direct email.

3. Copywriting Humas

Public relations copywriting, adalah copywriting yang terkait dengan siaran pers. Menyiarkan suatu hal terkait produk misalnya.

Sebagai contoh, semisal perusahaan ingin menginfokan ke khalayak terkait adanya produk baru dan acara khusus. Copywriter akan menuliskannya dengan arahan yang jelas dan menyalinkannya semisal di media sosial agar bisa diketahui oleh banyak orang.

4. Copywriting Media Sosial

Copywriting jenis ini dibuat khusus untuk dimuat di sosial media. Setiap jenis platform sosial media memiliki pendekatan yang berbeda tentang bagaimana copy diciptakan.

Visual sangat diperlukan dalam copywriting sosial media. Selain itu kata yang kamu muat harus padat, singkat, jelas dan komunikatif.

5. Creative Copywriting

Jenis copywriting ini sangat dibutuhkan kreativitas dalam proses pembuatan. Permainan kata menjadi suatu hal yang diperlukan juga.

Untuk bisa membuat copywriting kreatif, keterampilan sangat diperlukan dan ide-ide perlu kamu asah.

Kamu harus bisa mencetuskan ide-ide yang unik out of the box. Selain itu keterampilanmu dalam merangkai cerita atau storytelling juga sangat diperlukan. Biasanya copywriting jenis ini banyak dimuat di TV dan radio.

6. Technical Copywriting

Copywriting jenis ini biasanya terkait dengan bidang sains dan teknologi. Yaitu tentang tutorial suatu produk teknologi yang dijual oleh perusahaan.

Pada halaman web penjual teknologi akan disediakan FAQ sebab cara mempergunakannya memang lebih sulit, dan pengunjung sudah pasti ingin menanyakan sesuatu.

Copywriter yang ingin membuat copywriting teknis diperlukan dua keahlian. Yaitu keahlian dalam hal copywriting dan penggunaan alat teknologi yang dipasarkan.

7. SEO Copywriting

Jenis copywriting ini berfokus bagaimana suatu konten (copy) bisa berada di halaman pertama Google. Atau bahkan di peringkat satu Google.

Dalam prosesnya diperlukan riset keyword agar memperoleh keyword yang terbaik atau tepat.

8. Email Copywriting

Pernahkah kamu membuka situs web semisal tentang panduan membuat artikel SEO, lalu ada suatu bottom untuk mengisikan alamat email. Kamu mengisikan alamat email-mu, lalu secara rutin akan ada email masuk beralamatkan situs web tertentu tersebut.

Email tersebut dapat berupa konten yang biasanya diakhir email akan ada ajakan tertentu. Nah itu dia yang disebut dengan email copywriting.

Copywriting email akan semakin mendekatkan konsumen dengan perusahaan. Mereka akan terhubung secara langsung.

Melansir Brafton, Copywriting email meliputi:

  • Baris subjek yang bagus.
  • Kalimat pratinjau yang bijaksana.
  • Kalimat pengantar untuk badan email Anda.
  • CTA (Call to Action) yang menarik.

9. Direct Response Copywriting

Pernahkah kamu membuka dan membaca konten pada suatu situs web lalu di bagian akhir konten atau bahkan tiba-tiba muncul bottom atau pop up berupa ajakan “Gabung Sekarang”? Nah, itu dia salah satu contoh dari jenis direct response copywriting.

Jenis copy ini, bermaksud untuk membuat audiens segera melakukan tindakan tertentu. Baik untuk bergabung, berlangganan email, atau membeli suatu produk.

Itu dia uraian dari sembilan jenis copywriting yang perlu kamu tahu. Dari uraian di atas dapat sekilas kamu lihat bahwa copy yang dihasilkan akan memiliki struktur yang berbeda-beda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *