Buat Novelmu Dilirik dengan Membangun Alur Cerita Yang Menarik

buat novelmu dilirik dengan membangun alur yang menarik

Alur merupakan salah satu unsur intrinsik pembangun cerita termasuk cerita dalam sebauh novel. Alur yang menarik harus mampu membuat pembaca merasa penasaran dan tidak berhenti membaca di pertengahan cerita.

Membangun alur sangat penting dalam novel. Bayangkan jika kamu menulis novel yang alurnya kurang jelas, bertele-tele dan membosankan, tentu akan membingungkan pembaca dan novelmu tidak akan dilirik alias ditinggalkan.

Buat Novelmu Dilirik dengan Membangun Alur Cerita Yang Menarik

Meski penggambaran tokoh ataupun latar suasanamu mengesankan, tapi tanpa rangkaian plot yang mendukung, novelmu akan menjadi kurang menarik dan pada akhirnya terlupakan.

Narasi, dialog, dan aksi dari tokoh-tokoh cerita adalah unsur-unsur yang membangun alur. Inilah pentingnya bagi setiap penulis untuk membuat draf alur yang digunakan dalam cerita guna memudahkan ketika menulis.

Kalian tentu ingin pembaca melirik dan menuntaskan novel kalian bukan? Intip tips-tips berikut untuk membangun alur novel dan kembangkan cerita kalian semenarik mungkin!

1. Ciptakan Alur Cerita yang Logis

Buatlah alur cerita yang masuk akal, dalam artian tidak mengada-ada meskipun ceritamu fiksi. Kamu harus tetap menjaga sisi logis dari ceritamu agar pembaca tidak merasa bingung.

Alur cerita biasanya dibangun oleh hubungan sebab-akibat. Jangan mengabaikan hubungan sebab-akibat dan terlalu berpatokan pada khayalan semata. Tak kalah pentingnya, kenali pembacamu agar jalan cerita yang kamu susun dapat relate dengan mereka.

2. Jangan Berpatokan Pada Alur Cerita yang Umum

Terkadang dalam menyusun cerita, kamu harus melakukan sesuatu yang di luar ekspekatsi dengan bereksperimen mencoba hal-hal yang baru. Kamu bisa mencoba menyusun ceritamu dengan memulai antiklimaksnya terlebih dahulu baru kemudian pengenalan tokohnya dan seterusnya.

Dengan kata lain, kamu bisa menggunakan alur mundur, alur campuran, atau alur klimaks. Kamu  tidak harus selalu menggunakan alur maju. Namun kamu harus memastian tidak terjadi plot hole dalam ceritamu.

3. Masukkan Plot Twist

Untuk membuat pembaca terkesan, berikan kejutan untuk mereka. Susunlah alur yang kemungkinan mampu membuat mereka tercengang.

Ketika membaca sebuah novel, pembaca biasanya menebak-nebak kejadian yang akan berlangsung kemudian. Buatlah mereka terkesan dengan menyisipkan plot twist pada ceritamu. Dengan demikian mereka akan berpikir ceritamu menarik dan layak untuk mereka baca.

4. Berpikir Out Of The Box

Gaya penuturan yang menarik akan sangat mendukung kualitas novelmu. Kamu dapat bercerita dengan style ala kamu yang akan selalu membuat pembaca mengingatmu. Gunakan gaya bahasa yang mampu membuat ceritamu lebih hidup dan mudah dipahami pembaca.

Sisipkan diksi atau perumpamaan-perumpaan yang menggugah keingintahuan mereka. Jangan menuturkan ceritamu layaknya alur cerita kebanyakan. Dan yang terpenting, cobalah untuk menghindari klise.

5. Buat Pembaca Penasaran

Buatlah pembaca menebak-nebak ceritamu di awal, jangan memberikan terlalu banyak informasi ataupun mendeskripsikan cerita sedetail mungkin. Kamu bisa mengungkapkan detail ceritamu secara bertahap.

Hal ini berguna menarik pembaca untuk menyelami cerita dalam novel hingga akhir. Rasa penasaran akan memancing sisi emosional dan keingintahuan yang tinggi dari pembaca.

6. Sajikan Penutup yang Memuaskan

Pada akhirnya, kamu harus memberikan jawaban memuaskan terhadap hal-hal yang membuat pembaca bertanya-tanya selama jalannya cerita. Jangan memberikan penutup yang terlalu mudah atau terlalu sulit untuk mereka tebak. Kamu bisa mencobanya dengan membuat twist ending di akhir ceritamu.

Itu dia beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan untuk membangun alur cerita yang menarik dalam novelmu. Selalu ingat untuk memastikan bahwa alur ceritamu terjahit dengan baik dan jangan bosan untuk mengasah keterampilan menulismu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *