Cabang genre cerita fiksi, apa itu chicklit dan teenlit?

Cabang genre cerita fiksi, apa itu chicklit dan teenlit

Dalam penulisan sebuah novel, adanya genre penting untuk menggambarkan sastra dan mengeksplorasi bagaimana genre tersebut memengaruhi cerita dan pembaca. Setiap genre memiliki karakteristik yang khas dan tujuan yang berbeda-beda seperti halnya pada cabang genre fiksi chicklit dan teenlit, namun apa itu chicklit dan teenlit?.

Cabang genre cerita fiksi, apa itu chicklit dan teenlit?

Pada umumnya, genre pada novel atau cerpen dapat dibagi menjadi beberapa kategori, seperti fiksi, nonfiksi, fantasi, horor, romansa, misteri, petualangan, dan sebagainya. Dimana pada tiap genrenya memiliki karakteristik yang khas.

Dalam mengapresiasi sebuah karya sastra, penting sekali untuk membuka pikiran dan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada di dalamnya. Dengan demikian, kita dapat menikmati karya sastra dengan lebih baik serta lebih dalam tentang keindahan yang dibangun oleh penulis.

Chicklit dan teenlit adalah dua genre yang berbeda dalam sastra populer, dengan karakteristik dan audiens yang berbeda.Namun, masih banyak orang yang kesulitan dalam membedakan keduanya. Chicklit berasal dari singkatan “chick literature” sedangkan teenlit singkatan dari “teen literature” dan keduanya merupakan genre fiksi yang cukup populer.

Walaupun terlihat serupa nyatanya genre ini sangatlah berbeda. Perbedaan utama antara chicklit dan teenlit adalah audiens target mereka. Chicklit ditujukan untuk pembaca dewasa, sementara teenlit ditujukan untuk pembaca remaja.

Perbedaan Kedua Genre

Pada genre chicklit maupun teenlit keduanya sering kali dianggap sebagai genre ringan dan menyenangkan. Namun tema-tema yang diangkat dapat menjadi sangat mendalam dan memperlihatkan karakter yang kompleks.

Salah satu faktor tersebut menjadikan genre ini, yang terus berkembang dan diminati oleh banyak pembaca terkhusus perempuan di seluruh dunia. Berikut beberapa perbedaan yang ada pada kedua genre:

1. Genre Chicklit

Pada cerita fiksi dengan genre chicklit biasanya ditujukan untuk perempuan dewasa yang berusia 20-an hingga 30-an. Cerita dalam chicklit berkisar pada kehidupan cinta dan karir, dan sering kali menggambarkan karakter perempuan yang tangguh dan independen.

Jadi pada sebuah cerita, genre ini lebih banyak mengeksplorasi masalah perempuan dewasa yang hidup di kota modern dan memperhatikan hubungan mereka dengan teman, keluarga, dan pasangan.

Cerita dalam chicklit biasanya ditulis gaya narasi orang pertama, memungkinkan pembaca untuk lebih terlibat dengan karakter melihat dunia melalui sudut pandang mereka. Sebagian besar chicklit menggunakan humor dan situasi konyol untuk menjelajahi tema yang lebih dalam seperti cinta, kesulitan dalam karir, dan hubungan interpersonal.

Ciri khas dari novel chicklit adalah fokus pada karakter perempuan dan kehidupan mereka di kota besar, biasanya di kota-kota seperti New York, London, atau Los Angeles. Beberapa contoh novel chicklit populer termasuk Bridget Jones’s Diary, Confessions of a Shopaholic, dan The Devil Wears Prada.

2. Genre Teenlit

Teenlit merupakan genre yang dirancang untuk remaja dan muda dewasa. Cerita dalam teenlit sering berkisar pada pengalaman dan kehidupan sehari-hari remaja, seperti pertemanan, cinta, keluarga, sekolah, dan konflik internal. Sebagian besar karakter dalam teenlit adalah remaja, dan cerita biasanya dipandang melalui sudut pandang remaja.

Cerita teenlit juga sering memasukkan tema-tema yang lebih dalam seperti cinta, persahabatan, dan identitas diri. Ciri khas dari teenlit adalah penggunaan bahasa yang mudah dipahami dan remaja, serta fokus pada masalah dan perjuangan yang spesifik untuk remaja.

Karakter dalam teenlit biasanya digambarkan sebagai remaja yang sedang tumbuh dan belajar seringkali menghadapi situasi menantang dalam kehidupan mereka. Hal ini membuat teenlit menjadi genre yang populer di kalangan remaja, karena mereka dapat merasakan hubungan emosional yang kuat dengan karakter dalam cerita.

Beberapa contoh novel teenlit populer termasuk The Fault in Our Stars, The Hunger Games Collins, dan Twilight. Novel teenlit seringkali diadaptasi menjadi film dan serial televisi, dan menjadi fenomena budaya populer di kalangan remaja.

Jadi dapat disimpulkan bahwa genre chicklit maupun teenllit merupakan genre yang cukup populer dengan target audiens mereka masing-masing. Mengusung cerita keseharian karakter yang kompleks oleh karenanya banyak digemari pembaca. Semoga tulisan ini dapat memperluas wawasanmu yaa dan tetap semangat menulis.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *